Robi Syanturi Capai VO2 Max 80, Rekor Atlet Lari Indonesia
Gambar atau konten salah?
Media sosial, khususnya para pelari, kini takjub dengan VO2 Max atlet lari Indonesia, Robi Syanturi, yang mencapai angka 80. Angka tersebut terungkap lewat data smartwatch.
“Maaf kak, VO2max nya kalau disekolah saya sudah lulus KKM di semua mata pelajaran,” tulis salah satu akun @nurul*** di Threads, dikutip Senin, 15 Juni 2026.
“Vo2maxnya gila. Manusia 70% air kalo robi isinya air superO2,” menanggapi akun lain.
“VO2MAX-nya robi 80 guysss,” kirimkan akun ketiga.
VO2 Max sendiri adalah ukuran berapa banyak oksigen yang dapat dikonsumsi dan digunakan tubuh setiap menit. Secara sederhana, ini menilai seberapa efisien tubuh mengolah oksigen, terutama saat aktivitas fisik.
Pengukuran VO2 Max yang akurat biasanya dilakukan di fasilitas kesehatan seperti laboratorium atau rumah sakit. Data yang muncul di smartwatch bisa berbeda karena dipengaruhi kualitas sensor detak jantung dan variasi algoritma antar merek.
Berikut beberapa tes yang sering dipakai:
- Tes treadmill Astrand
- Tes lari 2,4 km
- Multistage bleep test
- Tes jalan‑lari Cooper sejauh 1,5 mil
- Tes jalan kaki Rockport sejauh 1 mil
- Tes treadmill
Menurut dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Andhika Raspati, SpKO, semakin tinggi angka VO2 Max seseorang, maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki fisik yang bugar dan terlatih, khususnya organ jantung dan paru‑paru. “Biasanya orang‑orang yang memang dia itu banyak atau rajin, rutin, dan disiplin melatih kebugaran fisik, terutama dari segi kardiorespirasinya Ini dia bisa tuh mengolah oksigen dengan lebih tinggi gitu,” ucapnya ketika dihubungi beberapa waktu lalu.
“VO2 max benar-benar memberi Anda pandangan objektif tentang kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata dokter spesialis kedokteran olahraga Matthew Kampert, DO dari Cleveland Clinic.
Manfaat VO2 Max tinggi tidak hanya bagi atlet. Siapa pun dapat mendorong angka tersebut ke level lebih tinggi. Cara-cara yang terbukti efektif meliputi memulai atau memperluas rutinitas latihan, terutama jika melibatkan lebih banyak latihan kardio yang memacu jantung. Menurunkan lemak tubuh dan membangun otot juga dapat meningkatkan VO2 Max. Ketika tubuh kehilangan lemak, oksigen dapat dipindahkan dari kepala hingga ujung kaki dengan lebih efisien.
Kesadaran akan pentingnya VO2 Max menjadi indikator kebugaran yang sederhana namun kuat, membantu individu menilai kesehatan jantung dan paru serta potensi daya tahan tubuh mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Waktu Jalan Kaki Tak Penting, Asalkan Konsisten
Piala Dunia 2026: Cuaca Panas Ekstrem, 26 Pertandingan Risiko
Eriksen Kembali Sehat, Terima Alat ICD Selamatkan Hidup
Banjir melanda Jakarta, ribuan rumah terdampak pada akhir bulan
Eriksen Pingsan di Lapangan, Diperiksa di Rumah Sakit
Rhabdo Berbahaya: Kegagalan Ginjal Akibat Olahraga Intense
Berita Terbaru
Robi Syanturi Capai VO2 Max 80, Rekor Atlet Lari Indonesia
Yamal Siap Main di Spanyol, Tidak Jadi Starter vs Cape Verde
Elon Musk Triliuner, Dukungan Pemerintah Jadi Kunci
PHE Capai Produksi >1 Juta BOEPD, Temukan >1 Miliar BOE 2025
UMI Aktif di Rapat Persiapan Rakernas APTISI 2026
Polisi Temukan Lansia Hidup di Pemakaman, Berikan Sembako
Piala Dunia 2026: Turis Internasional Tertarik Kuliner AS
Jerman Kalah Curacao 7-1, Gol Pertama Curacao Piala Dunia