Ronaldo Menangis, Piala Dunia Terakhir Usai
Gambar atau konten salah?
Air mata Cristiano Ronaldo tumpah saat peluit panjang berbunyi di Dallas Stadium, Selasa (07 Juli 2026) dini hari WIB. Portugal baru saja tumbang 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gol semata wayang Mikel Merino hadir di masa injury time babak kedua -- sebuah pukulan telak yang mengakhiri perjalanan Ronaldo di panggung terbesar sepak bola dunia.
Ronaldo sudah menjejakkan kaki di enam edisi Piala Dunia. Catatan terbaiknya? Posisi keempat pada tahun 2006. Dari 27 pertandingan, ia mengemas 11 gol. Tapi trofi juara dunia tak pernah sekalipun ia raih. Kini di usia 41 tahun, pintu itu tertutup selamanya.
"Normal untuk bersedih ketika harus tersingkir seperti ini," kata Ronaldo kepada ESPN setelah laga. "Saya sudah memberikan yang terbaik." Ia juga menegaskan bahwa turnamen ini adalah Piala Dunia terakhirnya. "Setelah ini saya mau liburan dan berkumpul dengan keluarga. Hidup terus berlanjut."
Ronaldo masih berkarier di level klub bersama Al Nassr. Ia menangis -- dan menurutnya, itu reaksi yang wajar. Bukan soal lemah, tapi soal seberapa besar arti mimpi yang kandas di ujung jalan. Piala Dunia 2026 menjadi episode terakhir dari sebuah kisah panjang yang, meski tanpa mahkota juara, tetap ditulis dengan air mata dan kerja keras. Begitulah akhir bagi seorang legenda. Bukan dengan gemuruh, melainkan dengan tangis yang jujur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia
Martinez Sebut Ronaldo Ikon Sepak Bola Jelang Piala Dunia 2026
Argentina Vs Mesir: Messi Incar 8 Gol di Piala Dunia
Spanyol Belum Kebobolan, Belgia Jadi Ujian Berikutnya
Molina Peringatkan Argentina: Mesir Tak Akan Mudah Dikalahkan
Belgia Hancurkan AS, Enam Tim Lolos Perempat Final
Berita Terbaru
Ronaldo Menangis, Piala Dunia Terakhir Usai
YouTube Luncurkan Tiga Fitur Baru untuk Pacu Video Commerce
PU Pastikan Perbaikan Jembatan Enang-enang Tetap Berjalan
82 UMKM Subang Selesai Digembleng, Omzet Naik 25%
Satgas Pasti Tutup 278 Perusahaan Gadai Ilegal
Jembatan Serayu Cepat Rampung, Perahu Tak Balik Modal