Sales Surabaya Tipu Pembeli, Minta Transfer ke Rekening Pribadi

Rini S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Sales Surabaya Tipu Pembeli, Minta Transfer ke Rekening Pribadi

Gambar atau konten salah?

Hati-hati kalau ada tenaga penjual mobil yang minta kamu transfer uang ke rekening pribadinya. Bukan ke rekening dealer. Modus seperti ini sering terjadi dan bisa bikin kamu rugi.

Seorang sales di Surabaya baru saja tertangkap karena menipu calon pembeli. Kapolrestabes Surabaya Luthfie Sulistiawan mengunggah video yang memperlihatkan pengakuan pelaku. Konsumen saat itu ingin membeli mobil secara tunai. Sales meminta uang tanda jadi sebesar Rp 5 juta. Janjinya, unit akan siap dalam waktu satu minggu. Setelah itu, sales langsung menanyakan pelunasan.

Konsumen dan sales kemudian bertemu langsung di dealer. Di sana, sales memberikan surat pemesanan kendaraan (SPK). Konsumen sempat bertanya, apakah uang tidak perlu ditransfer ke rekening dealer. Sales menjawab, "Ke rekening saya aja biar saya mudahkan."

Dari uang yang masuk, sales hanya menyetor Rp 2 juta ke kasir kantor. Sisanya, Rp 13 juta, masuk ke kantongnya sendiri. Total kerugian yang dialami konsumen mencapai Rp 15 juta.

Sales itu sendiri menyarankan agar pembeli tidak mudah percaya. Lebih baik datang langsung ke dealer dan bertransaksi di depan kasir. Kalau harus transfer, lakukan sambil berada di depan kasir. Dengan begitu, kamu bisa langsung mengecek apakah uang sudah masuk ke rekening dealer atau belum.

Untuk pembelian secara kredit, jangan terburu-buru. Sales itu mengingatkan agar konsumen menunggu sampai proses BI checking selesai. Jangan sampai kamu tergiur janji unit cepat tanpa verifikasi yang benar.

Kejadian ini menunjukkan bahwa tidak semua tenaga penjual bisa dipercaya. Selalu pastikan uang kamu masuk ke rekening resmi dealer. Kalau ada sales yang meminta transfer ke rekening pribadi, sebaiknya curiga. Lebih baik tunda dulu pembelian sampai kamu yakin semuanya aman.

penipuansales mobiltransfer rekening pribadimodus penipuandealerkonsumenSurabaya

Komentar

Memuat komentar...