Sean Gelael Siap Lomba GTWCA di Mandalika Indonesia
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Seorang pembalap Indonesia, Sean Gelael, akan menempuh lintasan Mandalika pada bulan depan untuk mengikuti ajang GT World Challenge Asia (GTWCA). Kejuaraan ini sudah menjadi bagian penting dari kalender balap dunia sejak 2025.
GTWCA merupakan bagian dari rangkaian kejuaraan serupa yang digelar di Eropa, Australia, dan Amerika. SRO (Stephane Ratel Organisation) berperan sebagai promotor utama, mengelola GT World Challenge serta beberapa kejuaraan sportscar lainnya di seluruh dunia. Panitia penyelenggara menegaskan bahwa acara akan berlangsung lancar, karena sudah dirancang sesuai dengan standar FIA.
Keputusan GTWCA untuk fokus pada kelas GT3 setelah pernah mencoba GT4 pada 2017 dianggap tepat. Produsen mobil sport merasakan manfaatnya, karena kejuaraan ini memberi platform bagi mereka untuk menampilkan kemampuan mobil sport terbaru. “Asia adalah pasar yang sangat baik dan dari tahun ke tahun kami berusaha meningkatkan mutu ini,” ujar Stephane Ratel, pendiri SRO, dalam rilis yang disampaikan kepada media.
Di sisi pebalap, Asia menjadi pasar utama bagi mobil sport, sehingga banyak pebalap berbakat berasal dari benua ini. SRO juga mensyaratkan penggunaan wajib pebalap Asia di semua kelas, sehingga kompetisi tetap representatif.
Keberadaan sirkuit kelas dunia menambah status GTWCA. Sirkuit seperti Shanghai di China, Fuji di Jepang, Sepang di Malaysia, dan Mandalika di Indonesia telah menjadi tuan rumah bagi Formula 1 dan MotoGP. Selain itu, ada rencana balapan di lintasan jalan raya di Beijing, yang menambah tantangan bagi para pembalap dengan lintasan sempit, berliku, dan berisiko tinggi.
Format lomba GTWCA menggunakan dua balapan sprint, masing-masing 60 menit, pada hari Sabtu dan Minggu. Pendekatan ini menonjolkan kecepatan murni, berbeda dengan lomba endurance yang biasanya menuntut ketahanan. Dengan format sprint, pebalap dan teknisi harus mencari strategi kemenangan yang tepat, menyesuaikan dengan dinamika balapan singkat.
Kejuaraan ini menampilkan kombinasi antara fasilitas sirkuit kelas dunia, regulasi yang ketat, dan fokus pada mobil sport kelas GT3. Semua elemen ini bekerja bersama untuk menciptakan kompetisi yang menarik bagi penonton dan peserta.
Secara keseluruhan, GTWCA menempatkan Indonesia sebagai salah satu titik penting dalam kalender balap Asia, memperlihatkan potensi lintasan Mandalika dan dukungan industri otomotif lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
