Seres Bekerja Sama ByteDance, Luncurkan Mobil Listrik

Eko P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Seres Bekerja Sama ByteDance, Luncurkan Mobil Listrik

Gambar atau konten salah?

Seres Group menyiapkan langkah baru di pasar otomotif dengan menjalin kerja sama strategis bersama Volcano Engine, platform AI dan cloud milik ByteDance, perusahaan teknologi besar di balik TikTok. Kolaborasi ini menghasilkan entitas baru bernama Chongqing Saidou Technology, yang sebelumnya dikenal sebagai Landian Technology.

Menurut Carnewschina, langkah ini didorong oleh suntikan dana sebesar 6,67 miliar yuan (sekitar Rp 17,4 triliun) dari berbagai investor, termasuk pemerintah lokal dan CATL, produsen baterai terkemuka. Dana ini memberi modal bagi Saidou Technology untuk memulai produksi mobil listrik.

Seres melakukan restrukturisasi dengan sengaja melepas status pemegang saham mayoritasnya. Tujuannya adalah menyehatkan laporan keuangan, mengurangi beban dari lini bisnis lama yang pernah mengalami kerugian. Dengan demikian, perusahaan dapat fokus pada inovasi dan pertumbuhan di segmen baru.

Saidou Technology akan merilis mobil pertamanya pada tahun ini. Desainnya akan menampilkan crossover, gabungan kenyamanan sedan dan ketangguhan SUV. Mobil ini akan hadir dalam dua varian mesin: BEV (baterai listrik murni) dan EREV (listrik dengan range-extender). Pabrik Seres Phoenix sedang dirombak total untuk mempersiapkan produksi kendaraan baru ini.

Berbeda dengan Aito, proyek yang dikembangkan bersama Huawei dan fokus pada sistem setir otomatis, Saidou akan menonjolkan teknologi AI ByteDance. Mobil ini akan dilengkapi smart cockpit dan perintah suara interaktif berbasis LLM (Large Language Model). Fitur ini menjanjikan hiburan dan konektivitas yang responsif di dalam kabin, meskipun Volcano Engine menegaskan tidak akan terlibat dalam sistem otomatisasi berkendara, melainkan berfokus pada layanan cloud.

Brand baru ini dirancang khusus untuk menarik konsumen muda yang aktif. Saluran penjualan akan disesuaikan, melayani pasar domestik China sekaligus pasar global. Langkah ini merupakan strategi putar balik bagi Seres, yang sebelumnya mengalami kesulitan di segmen mobil murah kelas entry‑level dengan harga antara Rp 220 juta hingga Rp 330 jutaan.

Trend menciptakan sub‑merek baru juga sedang berkembang di China. Selain Seres, produsen lain seperti Xiaomi dan Leapmotor kabarnya akan meluncurkan sub‑merek mereka dalam waktu dekat.

Performa penjualan mobil listrik (new energy vehicles) Seres sendiri menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 01 Mei 2026, perusahaan berhasil menjual 33.476 unit. Jika dihitung dari Januari hingga 01 Mei 2026, total penjualan mencapai 145.108 unit, naik 15,14% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dengan dukungan dana besar, teknologi AI terkemuka, dan strategi penyesuaian pasar, Seres berusaha memperkuat posisinya di industri otomotif yang kompetitif. Langkah ini menandai pergeseran fokus perusahaan menuju kendaraan listrik canggih yang menggabungkan inovasi digital dengan desain mobil yang menarik bagi generasi muda.

Seres GroupVolcano EngineChongqing Saidou Technologymobil listrikAI ByteDanceBEVsub-merek baru

Komentar

Memuat komentar...