Sony Tutup Toko PS3 dan PS Vita Secara Bertahap

Hari W. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Sony Tutup Toko PS3 dan PS Vita Secara Bertahap

Gambar atau konten salah?

Ada kabar yang mungkin kurang menyenangkan bagi para penggemar game klasik. Sony secara resmi mengumumkan rencana untuk menutup PlayStation Store di dua konsol lawas mereka, yaitu PS3 dan PS Vita. Keputusan ini berarti pemain tidak akan bisa lagi membeli game digital baru melalui toko tersebut.

Meski begitu, ada satu hal yang perlu dicatat. Game-game yang sudah dibeli sebelumnya tetap bisa diunduh kembali. Jadi koleksi digital yang sudah ada tidak akan hilang begitu saja.

Sid Shuman, Direktur Senior Komunikasi Konten Sony Interactive Entertainment, menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Menurutnya, PlayStation Store terus berkembang untuk mendukung sistem perdagangan modern. Salah satu contohnya adalah standar pemrosesan pembayaran yang terus diperbarui. Sayangnya, PS3 dan PS Vita sudah tidak mampu lagi mengikuti pembaruan tersebut pada tingkat yang dibutuhkan.

"Seiring dengan terus berkembangnya PlayStation Store untuk mendukung sistem perdagangan modern, termasuk standar pemrosesan pembayaran yang diperbarui, PS3 dan PS Vita tidak lagi mampu mendukung pembaruan ini pada tingkat yang dibutuhkan. Akibatnya, kami perlu menutup PlayStation Store di perangkat ini," jelas Shuman dalam pernyataan resminya pada Jumat, 03 Juli 2026.

Proses penutupan ini tidak akan terjadi secara serentak di seluruh dunia. Sony sudah menyusun jadwal bertahap. Pada Agustus 2026, toko digital akan dinonaktifkan di Meksiko, Honduras, dan Nikaragua. Kemudian, negara-negara Amerika Latin lainnya dan beberapa wilayah Timur Tengah akan menyusul pada akhir 2026. Penutupan secara global baru akan terjadi pada Juli 2027.

Shuman juga mengakui bahwa keputusan ini mungkin mengecewakan banyak pemain. PS3 dan PS Vita memiliki tempat khusus di hati para penggemar. Kedua konsol ini mewakili era penting dalam sejarah PlayStation.

"Kami tahu berita ini mungkin mengecewakan para pemain PS3 dan PS Vita yang memiliki tempat khusus di hati mereka untuk generasi game ini. PS3 dan PS Vita mewakili era penting dalam sejarah PlayStation kami, jadi ini bukanlah keputusan yang mudah bagi kami," jelasnya.

Dengan penutupan ini, Sony akan lebih fokus pada perangkat-perangkat baru mereka. Banyak karyawan yang sebelumnya menangani PS3 dan PS Vita kini dialihkan untuk mengembangkan pengalaman bermain di konsol generasi terbaru.

Sebenarnya, rencana serupa sudah pernah muncul pada tahun 2021. Saat itu Sony juga ingin menutup PlayStation Store untuk PS3 dan PS Vita. Namun, keputusan itu dibatalkan setelah mendapat protes keras dari para penggemar.

"Namun, setelah mempertimbangkan lebih lanjut, jelas bahwa kami telah membuat keputusan yang salah," kata mantan bos PlayStation, Jim Ryan, pada 19 April 2021.

Pengumuman pembatalan itu justru memicu antusiasme. Banyak pemain berbondong-bondong membeli game klasik di PS3 dan PS Vita sebelum toko benar-benar tutup. Ryan kemudian mengatakan bahwa Sony akan tetap mendukung pembelian di kedua konsol lawas tersebut.

Sekarang, situasinya berbeda. Rencana penutupan kali ini tampaknya akan benar-benar terealisasi. Hingga saat ini, belum ada gelombang protes besar dari para gamer seperti yang terjadi pada tahun 2021. Mungkin para pemain sudah mulai menerima kenyataan bahwa era PS3 dan PS Vita benar-benar akan berakhir.

Keputusan Sony ini menunjukkan bagaimana industri game terus bergerak maju. Konsol lama yang pernah berjaya pada masanya harus pensiun karena tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi dan sistem pembayaran modern. Meskipun menyedihkan bagi sebagian orang, ini adalah siklus yang wajar dalam dunia teknologi.

penutupan PlayStation StorePS3PS VitaSonygame klasikpembaruan pembayaranjadwal penutupan

Komentar

Memuat komentar...