Suahasil Lantik 5 Pejabat Eselon I Kemenkeu

Teguh A. · 4 min baca · 56 menit lalu · 18 dibaca
Bisik.id
Suahasil Lantik 5 Pejabat Eselon I Kemenkeu

Gambar atau konten salah?

Menteri Keuangan Suahasil Nazara resmi melantik lima pejabat tinggi madya atau eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Prosesi pelantikan ini berlangsung di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat. Kelima pejabat yang dilantik terdiri dari satu Sekretaris Jenderal, dua Direktur Jenderal, dan dua Staf Ahli Menteri Keuangan.

Dasar hukum pelantikan ini tercantum dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 141/TPA tahun 2026. Keputusan tersebut mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Keuangan.

Salah satu posisi kunci yang diisi adalah Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan. Jabatan ini kini diemban oleh Astera Primanto Bhakti. Ia menggantikan Robert Leonard Marbun yang sebelumnya menjabat sebagai Sekjen. Robert sendiri baru dilantik pada era Menteri Keuangan 2025-2026, Purbaya Yudhi Sadewa, tepatnya pada 27 Maret 2026 lalu. Sebelum menjabat Sekjen, Astera adalah Direktur Jenderal Perbendaharaan.

Posisi Direktur Jenderal Perbendaharaan yang ditinggalkan Astera kini diisi oleh Tri Budhianto. Sementara itu, jabatan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan diberikan kepada Nufransa Wira Sakti. Ia menggantikan Askolani. Sebelumnya, Nufransa menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak. Posisi Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak yang kosong kemudian diisi oleh Neilmaldrin Noor.

Selain itu, Hidayat Amir juga dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional. Dengan demikian, total ada lima pejabat eselon I yang resmi menduduki posisi barunya hari itu.

Dalam sambutannya, Suahasil mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari perjalanan Kementerian Keuangan untuk terus beradaptasi dan memperkuat organisasi. Ia menekankan pentingnya estafet kepemimpinan untuk menjaga dan meneruskan legacy pengabdian di kementerian tersebut.

"Pelantikan pada pagi hari ini adalah bagian dari perjalanan Kementerian Keuangan untuk terus beradaptasi dan memperkuat organisasi," ujar Suahasil dalam sambutannya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat, 23 Oktober 2026.

Suahasil memberikan pesan khusus kepada masing-masing pejabat yang baru dilantik. Kepada Astera Primanto Bhakti yang kini menjabat Sekretaris Jenderal, ia meminta agar unit tersebut menjadi penggerak organisasi keseluruhan Kementerian Keuangan.

"Seluruh fungsi dukungan manajemen, mulai dari sumber daya manusia, anggaran, organisasi, hukum, komunikasi, hingga pengelolaan aset internal, harus diarahkan untuk memastikan prioritas kerja Kementerian Keuangan terlaksana dengan baik," beber Suahasil.

Untuk Tri Budhianto, Direktur Jenderal Perbendaharaan yang baru, Suahasil meminta transformasi menuju modern treasury operations. Ia menilai perlu ada penguatan, bukan saja dalam hal pelaksanaan anggaran, tetapi juga dalam hal penyusunan anggaran dan penganggaran kementerian dan lembaga. Dengan pengalaman Tri selama ini, pemahaman antara penganggaran dan pelaksanaan anggaran harusnya menjadi lebih tersambung.

"Dirjen Perbendaharaan harus terus berinovasi melalui digitalisasi. Dirjen Perbendaharaan yang sebelumnya yaitu Pak Prima telah mengatakan bahwa backbone dari transformasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan adalah digitalisasi. Saya minta ini diteruskan, dengan memperkuat tata kelola, penguatan proses bisnis, dan kemudian pengembangan dari modern treasury operations," terangnya.

Suahasil juga menyoroti mekanisme sistem pembayaran secara langsung. Hal ini mencakup program perlindungan sosial, pembayaran gaji pegawai negeri, hingga pensiunan. Menurutnya, dengan mekanisme tersebut pelaksanaan APBN akan makin efisien dan pemanfaatannya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

"Termasuk di dalamnya adalah pembayaran perlindungan sosial yang langsung ke rekening masing-masing, pembayaran gaji pegawai negeri, dan juga pada saatnya nanti seyogyanya pembayaran dari pensiun juga connect langsung kepada rekening seluruh pensiunan secara langsung dari Kas Umum Negara," imbuhnya.

Sementara itu, kepada Nufransa Wira Sakti yang kini menjabat Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Suahasil meminta agar mempertegas lagi kehadiran negara di dalam masyarakat. Kehadiran negara itu diwakili oleh kehadiran APBN dan APBD secara bersama-sama.

Suahasil menekankan bahwa APBN dan APBD menjadi satu kesatuan kehadiran negara di seluruh wilayah Indonesia. Manfaat belanja pemerintah harus dilihat secara utuh, baik melalui transfer maupun belanja APBD, maupun belanja langsung dari pemerintah pusat yang berlangsung di daerah-daerah di seluruh Indonesia.

"Terus perbaiki desain transfer, desain dan tata kelola serta proses bisnis transfer, dan tentunya cara kerja internal DJPK agar desentralisasi fiskal semakin efektif mendukung pemerataan pembangunan," jelasnya.

Kepada kedua Staf Ahli Menteri Keuangan yang baru dilantik, Suahasil menyampaikan bahwa posisi tersebut bukan sekadar jabatan pelengkap di dalam struktur organisasi. Menurutnya, posisi tersebut mempunyai peran strategis dalam mendukung pengambilan keputusan oleh Menteri Keuangan.

"Staf Ahli Menteri Keuangan harus bisa berkomunikasi dengan semua unit Kementerian Keuangan, semua unit Eselon I Kementerian Keuangan, dan mampu melakukan connecting the dots atas berbagai isu strategis di Kementerian Keuangan," jelasnya.

Berikut adalah daftar lengkap pejabat Eselon I Kemenkeu yang dilantik pada hari itu:

  • Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal
  • Tri Budhianto sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan
  • Nufransa Wira Sakti sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan
  • Neilmaldrin Noor sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak
  • Hidayat Amir sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional

Pelantikan ini menunjukkan adanya pergeseran posisi di sejumlah jabatan strategis Kementerian Keuangan. Beberapa pejabat yang sebelumnya menduduki posisi tertentu kini beralih ke peran baru. Hal ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus berjalan di kementerian tersebut.

pelantikanpejabatKementerian Keuanganeselon ISuahasil NazaraSekretaris JenderalDirektur Jenderal

Komentar

Memuat komentar...