Sumur Puter Sunan Kudus: Cerita Tersesat di Gang Sempit
Gambar atau konten salah?
Sumur puter, peninggalan Sunan Kudus, terletak di balik gang sempit Desa Langgardalem, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus. Tempat ini sering menjadi cerita unik bagi penduduk setempat.
Menurut pemangku Sumur Puter, Mohammad Romza, ada kejadian orang yang tidak bisa keluar dari gang itu. Ia mengatakan, “Banyak orang yang melintas lalu tersesat dan kembali lagi ke area Sumur Puter. Padahal orang itu merasa sudah berjalan ke arah keluar kampung.”
Romza menambahkan, “Jadi kadang-kadang orang yang berjalan di kampung kita (Langgardalem), utamanya di sekitar lokasi ini, memang tidak boleh kosong. Harus punya tujuan, nanya atau bagaimana. Jadi jangan istilahnya linglung, jadi nanti akan diputar di sini. Tidak akan keluar kalau belum ada menyentuh atau menyapa.”
Dia menceritakan satu kasus. Seorang yang berjalan memutar di area sumur ini, setelah beberapa kali berputar, akhirnya duduk seperti orang yang bingung. Romza kemudian menolongnya. “Karena dari orang sendiri tidak boleh labil,” jelasnya.
Pengurus Perhimpunan Punden dan Belik Kasunan Kudus, Muhammad Syukron, juga mengakui adanya cerita serupa. Ia mengatakan, “Ada beberapa cerita unik yang terkait dengan sumur puter. Salah satunya cerita soal orang yang tersesat atau tidak bisa keluar. Namun, saya tidak tahu apa penyebabnya.”
Syukron menekankan pentingnya perawatan sumur. “Harapannya sumur puter bisa dirawat oleh pihak pemerintah, dan kami bisa membantu di sana. Ini suatu hal yang tidak dipungkiri ketika merawat punden, memang ada keanehan. Apa mbahnya pengin seperti ini saya nggak tahu,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan upaya menjaga sumur. “Kita tetap berusaha, tetap menjaga dan merawat lebih bagus seperti punden yang lain di Kecamatan Kudus yang dikelola dengan bagus,” jelas Syukron.
Sumur ini sering dijadikan tempat bancakan warga sekitar. “Terutama warga yang akan memiliki hajat pernikahan, khitanan, dan lain-lain,” kata Syukron. “Untuk di sumur puter adatnya bancakan orang sekitar, syukuran, seperti itu.”
Lokasi sumur berada di Desa Langgardalem, Kudus. Kunjungan Romza dan Syukron di sana pada Rabu, 10 Juni 2026, menyoroti betapa pentingnya menjaga warisan budaya ini.
Secara keseluruhan, sumur puter tetap menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual bagi penduduk. Meskipun ada cerita mistis, upaya pelestarian terus berlanjut melalui kerja sama masyarakat dan pihak pemerintah. Dengan perhatian bersama, warisan Sunan Kudus ini dapat dipertahankan untuk generasi berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Sumur Puter di Kudus, Mitra Barang Hilang? Belum Ada Bukti
Sumur Puter di Kudus: Warisan Air Sunan yang Terlupakan
BEM Solo Raya Demonstrasi di DPRD Solo, Aksi Berakhir Damai
Solo Tunggu Koordinasi Keraton, Belum Ada Rapat Kirab 1 Suro
Harga Obat Semarang Naik, BPJS Terancam Keterjangkauan
Dishub Banyumas Uji Coba Penutupan Jembatan Serayu 15‑30 Juni
Berita Terbaru
Sumur Puter Sunan Kudus: Cerita Tersesat di Gang Sempit
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia 15 Juni: Pertama
Owen Usulkan Rotasi di Posisi Kane untuk Kebugaran England
BPI Danantara Rencana Pangkas BUMN Menjadi 200–300 Entitas
Musang di Loteng: Cara Sederhana Mengusir Tanpa Kerusakan
Wali Kota Pelantik 1.600 Pramuka Garuda di Stadion Brawijaya
Portugal Siap Menang di Piala Dunia 2026: Fokus Ronaldo
Samsung Galaxy A27 Resmi: Layar 6,7" Snapdragon 6 Gen 3