Surabaya Masuk Musim Kemarau, Suhu Siang Panas, Malam Dingin
Gambar atau konten salah?
BMKG mengumumkan bahwa wilayah Surabaya kini sedang memasuki musim kemarau. Suhu terasa terik di siang hari, namun pada malam turun menjadi lebih dingin. Penjelasan datang dari Prakirawan BMKG, Juanda Restina Wardhani, yang menyebutkan penyebabnya adalah tutupan awan yang berkurang.
"Suhu udara terasa dingin terutama di wilayah Surabaya dan sekitarnya dikarenakan telah memasuki musim kemarau. Pada malam hari tutupan awan lebih sedikit yang mengakibatkan suhu terasa dingin. Pada siang hari suhu akan terasa panas," jelas Restina, Rabu (03 Juni 2026).
BMKG memprediksi suhu terdingin di Surabaya berada di kisaran 26 derajat celcius. Prediksi ini masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan.
"Diprakirakan Surabaya dan sekitarnya suhu terdingin pada hari ini mencapai 26 derajat celcius. Dalam beberapa hari ke depan diprakirakan fenomena ini masih akan terjadi," bebernya.
Menjelang musim kemarau, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Salah satu langkah pencegahan adalah menghindari paparan sinar matahari langsung.
"Masyarakat diimbau selalu menggunakan pelindung kulit dan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan, serta menghindari paparan matahari langsung," pungkas Restina.
Dengan penurunan suhu malam yang signifikan, masyarakat di Surabaya diingatkan untuk menyiapkan perlindungan kulit agar tetap aman selama aktivitas di luar ruangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
