Surabaya Rencanakan WFH Mingguan Sebagai Upaya Kurangi BBM
Gambar atau konten salah?
Pemerintah memutuskan menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari setiap minggu untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Rencana ini bertujuan menghadapi potensi gangguan pasokan BBM akibat konflik di Timur Tengah.
Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) tetapi juga akan mencakup pegawai swasta. Meski demikian, pemerintah masih meneliti sektor mana yang cocok untuk sistem kerja jarak jauh.
Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, WFH akan paling efektif jika ditempuh setiap Jumat, karena berdekatan dengan akhir pekan. Hal ini akan menciptakan tiga hari berturut-turut aktivitas di rumah dan dapat menurunkan penggunaan BBM. Ia menegaskan bahwa 20 persen penghematan BBM adalah perkiraan kasar, namun cukup signifikan.
Menteri Yudhi juga menyebutkan tantangan EFIKASITAS kerja di beberapa bidang. Ia menyatakan, “Ada hal-hal yang tidak bisa dikerjakan dengan baik kalau disuruh WFH. Kalau kita lihat, WFH pasti kabur,” menekankan kebutuhan penyesuaian.
Rencana pelaksanaan diperkirakan dimulai setelah liburan Lebaran. Pemerintah masih meninjau waktu pasti agar tidak mengganggu produktivitas di berbagai sektor.
Kesimpulan: Pemerintah menargetkan pengurangan konsumsi BBM melalui kebijakan WFH satu hari seminggu, sambil mempertimbangkan kesiapan sektor dan efektivitas kerja jarak jauh.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
