Surabaya Siap 1.204 Personel Waspada Pengesahan PSHT

Bambang W. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Surabaya Siap 1.204 Personel Waspada Pengesahan PSHT

Gambar atau konten salah?

Surabaya, 16 Juni 2026 – Sekitar 1.204 personel kepolisian dan instansi pendukung dipersiapkan untuk menjaga ketertiban saat prosesi pengesahan 866 warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Surabaya Parluh 17.

Acara dimulai pada Selasa (16/6/2026) dan berlanjut hingga Rabu (17/6/2026) dini hari, pukul 17.00–03.00 WIB. Tempat utama pelaksanaan berada di Halaman Pagoda Tian Ti di Kenjeran Park.

Menurut Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto, “Sebanyak 1.204 personel diterjunkan, terdiri atas 774 personel Polrestabes Surabaya, 260 personel Polda Jatim-termasuk satuan Brimob dan Dalmas-serta 170 personel instansi samping dari unsur TNI (Kodim & Gartap III), Satpol PP, dan Dinas Perhubungan,” Selasa (16/6/2026).

Untuk mencegah kerusuhan atau gangguan lalu lintas, aparat menyiapkan 10 titik pos penyekatan di gerbang perbatasan kota dan jalur rawan. Pos-pos tersebut berada di Bundaran Waru/CITO, Jembatan Karangpilang, Terminal Benowo, MERR Gunung Anyar, SP5 Romokalisari, SP3 Menganti Lakarsantri, SP4 Kedung Cowek, Bundaran Karang Poh, SP4 Dupak Demak, dan Jembatan Kedung Baruk.

Selain itu, enam titik rekayasa lalu lintas dipasang di jalan protokol tengah kota: Taman Pelangi, KBS, TL Pos Siola, Taman Bungkul, depan Gedung Negara Grahadi, dan area Polisi Istimewa. Langkah ini bertujuan menghindari penumpukan konvoi di area penting.

Pasukan juga ditempatkan di sekitar perimeter luar lokasi utama, di SP3 TL Jalan Kenjeran‑MERR, SPBU Jalan Kenjeran, dan SP3 Jalan Mulyosari‑Tempurejo‑Sutorejo, untuk memastikan area aman dari luar.

Selain 866 calon warga, hadir pula 65 orang dewan pengesah dan 50 orang panitia internal. Semua pihak bekerja sama untuk menjaga kondusivitas kota selama acara berlangsung.

Dengan koordinasi antara Polrestabes, Polda Jatim, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, keamanan terjaga di seluruh titik kritis. Rencana ini memastikan prosesi dapat berjalan tanpa gangguan, menjaga keamanan publik dan kelancaran peristiwa keagamaan.

SurabayaPolrestabes SurabayaPolda JatimPSHTkeamanan publikTNISatpol PP

Komentar

Memuat komentar...