Takbiran Idul Adha 2026: Jadwal dan Bacaan Lengkap
Gambar atau konten salah?
Malam takbiran Idul Adha 2026 menjadi momen yang paling dinantikan umat Islam. Suara takbir yang bergema di berbagai daerah menambah suasana hangat dan kebersamaan.
Di Indonesia, takbiran biasanya diadakan dalam bentuk pawai, konvoi kendaraan hias, atau kegiatan keliling. Namun, takbiran Idul Adha memiliki waktu pelaksanaan yang berbeda dengan takbiran Idul Fitri.
Menurut laman Muslim.or.id, takbiran Idul Adha dibagi menjadi dua jenis: takbiran mutlak dan takbiran muqayyad. Keduanya memiliki waktu pelaksanaan yang berbeda.
Takbiran mutlak adalah takbiran yang tidak terikat waktu tertentu. Artinya, takbir dapat dikumandangkan kapan saja dan di mana saja selama masih berada dalam rentang waktu yang dianjurkan. Pada Idul Adha, takbir mutlak dimulai sejak 1 Dzulhijjah hingga waktu Ashar tanggal 13 Dzulhijjah.
Takbiran muqayyad merupakan takbiran yang terikat waktu, yakni dilakukan setiap selesai melaksanakan sholat fardhu. Takbiran ini dimulai setelah sholat Subuh pada 9 Dzulhijjah atau Hari Arafah, kemudian dilanjutkan setiap selesai sholat fardhu hingga setelah sholat Ashar pada 13 Dzulhijjah yang merupakan hari terakhir Tasyrik.
Berikut jadwal takbiran Idul Adha 2026 berdasarkan penetapan resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI:
• 1 Dzulhijjah 1447 jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. • 9 Dzulhijjah 1447 H bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026. • 13 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Dengan demikian, takbiran mutlak Idul Adha 2026 berlangsung mulai Senin, 18 Mei 2026 hingga waktu Ashar pada Sabtu, 30 Mei 2026. Takbir muqayyad Idul Adha 2026 dimulai setelah sholat Subuh pada Selasa, 26 Mei 2026 dan berakhir setelah sholat Ashar pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Berikut jadwal takbiran Idul Adha 2026 secara detail:
- Takbiran mutlak Idul Adha 2026 1 Dzulhijjah – 13 Dzulhijjah 1447 waktu Ashar 18 Mei – 30 Mei 2026 waktu Ashar
- Takbiran muqayyad Idul Adha 2026 9 Dzulhijjah setelah Subuh – 13 Dzulhijjah 1447 setelah Ashar 26 Mei setelah Subuh – 30 Mei 2026 setelah Ashar
Untuk menambah semangat, berikut bacaan takbiran Idul Adha yang dapat dilafalkan. Bacaan ini diambil dari buku Panduan Praktis Salat Wajib & Sunah oleh Abdul Bakir, S.Ag.
Takbiran Idul Adha Versi Panjang
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرَ اللهُ أَكْبَرُ, لَآ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْد x3 اللهُ أَكْبَرْ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاًلا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ أَلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُونَلا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُلا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Arab Latin: Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allaahu akbar wa lillaahil hamdu. (Dibaca 3 kali) Allaahu akbar kabiiraa wal hamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiila. Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahud diina wa lau karihal kaafiruun. Laa ilaaha illallaahu wahdahu, shadaqa wa'dahu, wa nashara 'abdahu, wa a'azza jundahu wa hazamal ahzaaba wahdahu. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil hamdu.
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah. Allah Maha Besar dan Maha Agung dan segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan dan petang, tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang kami sembah kecuali hanya Allah, dengan ikhlas kami beribadah kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri-Nya, benar janji-Nya, Maha Penolong kepada hamba-Nya dan Dia mengusir musuh nabi-nabi-Nya dengan sendiri-Nya, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi-Nya segala puji.”
Takbiran Idul Adha Versi Pendek
الله اكبر, الله اكبر, الله أكبر. لا اله الا الله والله اكبر. الله أكبر ولله الحمد
Arab Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.”
Berikut tanggal Idul Adha 2026 yang resmi ditetapkan:
• Pemerintah resmi menetapkan Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. • Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan keputusan sidang isbat awal Dzulhijjah 1447 H melalui konferensi pers. Ia membacakan keputusan: “Disepakati bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 M dan dengan demikian Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026.” • Jadwal Idul Adha 1447 H/2026 M versi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) juga jatuh pada tanggal yang sama, yakni 27 Mei 2026.
Dengan demikian, umat Islam di Indonesia akan merayakan Hari Raya Idul Adha secara bersama-sama pada Rabu, 27 Mei 2026.
Jadwal pelaksanaan takbiran Idul Adha 2026 di Indonesia lengkap dengan bacaan takbirnya telah dijelaskan. Umat dapat mengikuti takbiran sesuai jadwal yang telah ditentukan dan mengucapkan takbir sesuai bacaan panjang atau pendek sesuai keinginan. Semoga informasi ini membantu dan menambah kebersamaan pada malam Idul Adha 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026