Tiga Gunung Api Maluku Utara Diberi Status Waspada Level II
Gambar atau konten salah?
Provinsi Maluku Utara terletak di kawasan Pacific Ring of Fire, zona di mana beberapa lempeng tektonik bertemu dan menimbulkan aktivitas geologi tinggi. Di wilayah ini, banyak gunung api aktif, termasuk tiga yang saat ini berada dalam status Waspada menurut PVMBG.
PVMBG, bagian dari Kementerian ESDM, memantau aktivitas vulkanik di wilayah ini. Pada 09 Mei 2026, tiga gunung api di Maluku Utara diberi status Waspada (Level II): Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Gamalama.
Berdasarkan data terakhir dari website resmi magma.esdm.go.id oleh PVMBG, saat ini terdapat 3 gunung api di Maluku Utara termasuk Gunung Dukono yang berstatus waspada. Dua gunung api tersebut yaitu Gunung Ibu dan Gunung Gamalama.
Gunung Dukono terletak di Kabupaten Halmahera Utara, ketinggian 1.325 mdpl, koordinat 1,488° Lintang Utara dan 127,63° Bujur Timur. Pada 08 Mei 2026, gunung ini mengalami erupsi. PVMBG melaporkan erupsi terjadi sekitar pukul 07.41 WIT. Kolom erupsi berwarna putih, kelabu hingga hitam, ketinggiannya mencapai sekitar 10 kilometer di atas puncak. "Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Jumat, 08 Mei 2026, pukul 07:41 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 10000 m di atas puncak (± 11087 m di atas permukaan laut)," tulis PVMBG dalam keterangannya.
Pada 09 Mei 2026, pemantauan visual menunjukkan Gunung Dukono masih berada dalam status Waspada (Level II). Kolom asap berwarna putih hingga kelabu, intensitas tebal, ketinggiannya antara 900 hingga 3.000 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah barat laut, suhu 25–28°C, kelembaban 74–75%. Alat pemantau mencatat aktivitas gempa: 92 kali gempa letusan/erupsi, 1 kali gempa tektonik jauh, dan 1 kali gempa tremor menerus.
- 92 kali gempa letusan/erupsi
- 1 kali gempa tektonik jauh
- 1 kali gempa tremor menerus
Masyarakat sekitar Gunung Dukono dan pengunjung diimbau untuk tidak mendaki atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km. Aktivitas erupsi masih berlangsung secara berkala, sehingga abu dapat berubah-ubah mengikuti arah angin. Untuk mengurangi risiko pernapasan, disarankan memakai masker atau penutup hidung dan mulut saat terjadi hujan abu.
Gunung Ibu terletak di Kabupaten Halmahera Barat, ketinggian 1.325 mdpl, koordinat 1,488° Lintang Utara dan 127,63° Bujur Timur. Pada 09 Mei 2026, gunung ini berada dalam status Waspada (Level II). Dari 00.00 hingga 24.00 WIT, kondisi kadang terlihat jelas, sering tertutup kabut ringan hingga tebal (0–III). Asap kawah utama berwarna putih, intensitas tipis hingga sedang, ketinggiannya 100–200 meter dari puncak. Alat pemantau mencatat aktivitas gempa: 115 kali gempa erupsi, 19 kali gempa harmonik, 103 kali gempa frekuensi rendah, 165 kali gempa vulkanik dangkal, 1 kali gempa vulkanik dalam, dan 31 kali gempa tektonik jauh.
- 115 kali gempa erupsi
- 19 kali gempa harmonik
- 103 kali gempa frekuensi rendah
- 165 kali gempa vulkanik dangkal
- 1 kali gempa vulkanik dalam
- 31 kali gempa tektonik jauh
Gunung Gamalama terletak di Kota Ternate, ketinggian 1.715 mdpl, koordinat 0,8° Lintang Utara dan 127,33° Bujur Timur. Pada 09 Mei 2026, gunung ini berada dalam status Waspada (Level II). Dari 00.00 hingga 24.00 WIT, gunung tertutup kabut intensitas ringan hingga tebal (0–III). Asap kawah utama tidak teramati. Cuaca bervariasi dari cerah hingga mendung, angin lemah timur laut dan timur. Aktivitas gempa: 2 kali gempa tektonik lokal dan 10 kali gempa tektonik jauh.
- 2 kali gempa tektonik lokal
- 10 kali gempa tektonik jauh
Secara keseluruhan, ketiga gunung api di Maluku Utara masih dalam pengawasan aktif. Gunung Dukono menunjukkan aktivitas erupsi berkelanjutan, sementara Gunung Ibu dan Gunung Gamalama dominan gempa tektonik tanpa tanda letusan langsung. Status Waspada Level II menandakan perlunya pemantauan terus menerus.
Kawasan Cincin Api Pasifik menempatkan Maluku Utara pada jalur geologi yang rawan, sehingga pemantauan dan kesiapsiagaan tetap penting bagi masyarakat setempat.
(urw/alk)
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gempa 4,8 M di Manokwari, Papua Barat, Dirasakan MMI II‑III
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Berita Terbaru
PT PP & Kemen Pekerjaan Umum Selesaikan 69 SPPG dalam 37 Hari
Gubernur Bengkulu Minta BPKAD Cepat Pencairan Gaji ke-13 ASN
USU Buka Proses Banding UKT, Mahasiswa Bisa Perbaiki Tarif
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
Gaji Tertinggi Pelatih Tim Nasional: Ancelotti Rp 182,2 M
Telkom Luncurkan AIcosystem: Ekosistem AI Jakarta Nusantara
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Indonesia 108 GW, 85% Fosil, 15% Terbarukan, Target Tercapai
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
