Tiga Megabintang, Tiga Tangis Berbeda di Piala Dunia

Rini S. · 1 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Tiga Megabintang, Tiga Tangis Berbeda di Piala Dunia

Gambar atau konten salah?

Tiga megabintang sepak bola dunia—Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Neymar—sama-sama menangis di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tapi di balik air mata itu, ada cerita yang sangat berbeda.

Cristiano Ronaldo adalah yang pertama menangis. Portugal kalah 0-1 dari Spanyol di Dallas Stadium. Kekalahan itu langsung menghentikan langkah Portugal di turnamen. Lebih dari itu, laga ini menjadi pertandingan terakhir Ronaldo bersama tim nasional. Sang megabintang tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Neymar juga mengalami nasib serupa. Brasil tersingkir di babak yang sama. Selecao gagal melanjutkan perjalanan mereka. Impian Neymar untuk membawa Brasil menjadi juara dunia kembali kandas. Air matanya mengalir di akhir pertandingan.

Lain lagi dengan Messi. Argentina hampir saja tersingkir. Mereka tertinggal 0-2 dari Mesir lewat gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico. Situasi makin genting ketika penalti Messi berhasil ditepis kiper lawan. Argentina berada di ambang eliminasi.

Tapi juara bertahan bangkit di menit-menit akhir. Cristian Romero mencetak gol. Messi menyamakan kedudukan. Enzo Fernandez kemudian memastikan kemenangan 3-2. Dramatis.

Begitu peluit panjang berbunyi, Messi langsung menangis. Ia mengepalkan tangan ke udara. Air matanya bukan karena sedih, melainkan lega. Argentina lolos dari ancaman tersingkir.

Jika Ronaldo dan Neymar menangisi akhir perjalanan tim mereka, tangis Messi adalah simbol kelegaan. Argentina masih bertahan. Mereka kini bersiap menghadapi Swiss di babak perempat final. Tiga air mata, tiga cerita yang berbeda. Satu berakhir dengan perpisahan, satu dengan kekecewaan, satu lagi dengan harapan yang masih hidup.

MessiRonaldoNeymarPiala Dunia 2026babak 16 besartangisanArgentinaPortugal

Komentar

Memuat komentar...