Tabrakan Bus vs Truk di Nganjuk, Lalu Lintas Macet 2 Jam
Gambar atau konten salah?
Kecelakaan parah terjadi di Jembatan Paron, Kecamatan Bagor, Nganjuk, pada Sabtu siang, 4 Juli 2026. Sebuah Bus Sugeng Rahayu dan truk Fuso terlibat tabrakan adu banteng. Akibatnya, bus terguling dan masuk ke sungai. Peristiwa ini memicu kemacetan total yang berlangsung hingga dua jam.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Kemacetan mulai terurai pada pukul 14.30, setelah truk Fuso bernomor polisi S 9687 UR berhasil dievakuasi. Sementara itu, Bus Sugeng Rahayu dengan nomor polisi W 7571 UP yang membawa belasan orang masih terbalik di dalam sungai.
Ipda Wahby Irfan Izzudin, Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, menjelaskan bahwa evakuasi truk Fuso menjadi kunci utama untuk mengurai kemacetan. Truk tersebut berhenti dan menutup setengah badan jalan karena bagian depannya rusak parah. "Truk sudah dievakuasi. Sehingga arus lalu lintas mulai terurai. Untuk busnya kita evakuasi berikutnya," ujar Wahby.
Di lokasi kejadian, terlihat penumpukan kendaraan terjadi dari dua arah, baik dari arah Nganjuk maupun menuju ke luar Nganjuk. Sistem buka-tutup arus lalu lintas sempat diterapkan, dan bahkan ditutup total saat proses evakuasi truk menggunakan kendaraan derek berlangsung.
Wahby menambahkan bahwa seluruh kru bus, termasuk sopir dan kernet, serta para penumpang, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara dan RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan medis. "Jumlah sementara yang terevakuasi ada 10 orang. Nanti kami update angka finalnya," kata Wahby, yang merupakan alumni Akpol 2025.
Kecelakaan ini juga menjadi tontonan bagi warga sekitar. Ratusan orang datang ke lokasi dan mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka.
Peristiwa ini menunjukkan betapa cepatnya dampak kecelakaan besar terhadap kelancaran lalu lintas di jalur utama. Evakuasi kendaraan yang menghalangi jalan menjadi prioritas untuk memulihkan arus, sementara korban luka-luka segera mendapat pertolongan medis di rumah sakit.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
