Tips Sederhana Atasi Kram Otot Saat Berlari dan Mendaki

Dewi M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Tips Sederhana Atasi Kram Otot Saat Berlari dan Mendaki

Gambar atau konten salah?

Ketika berlari atau mendaki, banyak orang mengalami kram otot yang tiba‑tiba muncul di kaki. Rasa nyeri ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga dapat memaksa aktivitas berhenti di tengah jalan.

Dr. Charles Apulta Meliala, spesialis Kaki dan Lutut, memberikan panduan sederhana untuk meredakan kram. Berhenti dan istirahat, jangan paksa jalan. Regangkan otot, untuk kram betis, luruskan kaki dan tarik ujung jari ke arah lutut. Pijat area yang kram kemudian tekan lembut dengan gerakan melingkar. Kompres hangat jika ada, bantu otot rileks lebih cepat, ujarnya saat diwawancarai pada 16 April 2026.

Menurut beliau, kram otot biasanya disebabkan oleh kelelahan otot, posisi statis atau diam terlalu lama, dehidrasi atau kurang cairan, bebannya terlalu banyak. Kelelahan otot, ⁠posisi statis atau diam terlalu lama, ⁠dehidrasi atau kurang cairan, bebannya terlalu banyak, jelasnya.

Dr. Charles menegaskan bahwa kondisi ini tidak berbahaya, namun memerlukan penanganan agar tidak semakin cedera lebih lanjut. Berhenti dan istirahat, jangan paksa jalan. Regangkan otot, untuk kram betis, luruskan kaki dan tarik ujung jari ke arah lutut. Pijat area yang kram kemudian tekan lembut dengan gerakan melingkar. Kompres hangat jika ada, bantu otot rileks lebih cepat, ujarnya.

Setelah selesai berolahraga, ia menyarankan agar tidak langsung duduk atau tiduran. Jangan langsung duduk atau tiduran ya, biasakan jalan santai dulu 5 sampai menit, lakukan statis stretching ringan. Makan ringan untuk membantu pemulihan, tutupnya.

Dengan melakukan peregangan ringan, pijatan lembut, dan kompres hangat, serta memberi waktu bagi tubuh untuk pulih setelah aktivitas, kram otot dapat diminimalisir. Pemulihan cepat dapat dicapai dengan mengonsumsi makanan ringan yang membantu mempercepat proses penyembuhan otot.

kram ototreganganpijatankompres hangatdehidrasikelelahan ototaktivitas fisikpemulihan

Komentar

Memuat komentar...