TKA 2026: Hasil SD/SMP Diumumkan 26 Mei, Siswa Tidak Cek
Gambar atau konten salah?
Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP tahun 2026 akan diumumkan pada 26 Mei 2026. Siswa belum bisa langsung mengecek nilai mereka. Menurut Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Rahmawati, nilai TKA tidak dapat dicek oleh siswa secara langsung.
Nilai akan disampaikan terlebih dahulu kepada pihak sekolah. Sekolah kemudian memeriksa data, menandatangani Surat Pertanggungjawaban Mutlak, dan baru menyebarkan sertifikat hasil TKA kepada siswa. "Nilai tidak bisa langsung dicek oleh siswa," kata Rahmawati.
Untuk memudahkan proses, Kemendikdasmen menyediakan situs resmi cek hasil TKA. Sekolah dapat melakukan pengecekan dan mengunduh sertifikat digital melalui beberapa portal berikut:
Website SHTKA
- Buka laman https://rumah.pendidikan.go.id/
- Masukkan nomor peserta TKA
- Masukkan kode ID SHTKA
- Klik “Lihat Nilai”
- Hasil TKA akan muncul beserta sertifikatnya
- Klik unduh sertifikat
- Buka laman http://rumah.pendidikan.go.id/
- Pilih “Ruang Publik”
- Pilih “Portal Satu Data Kemendikdasmen”
- Website akan mengarahkan ke halaman Portal Data Pendidikan
- Klik “Platform Pendukung”
- Klik “SHTKA”
- Klik “Lihat Sertifikat”
- Pengguna akan diarahkan ke shtka.kemendikdasmen.go.id
- Masukkan nomor peserta TKA
- Masukkan kode ID SHTKA
- Klik “Lihat Nilai”
- Hasil TKA akan muncul beserta sertifikatnya
- Klik unduh sertifikat
Nilai TKA SD dan SMP menggunakan skala 0–100, berbeda dengan jenjang SMA/SMK yang menggunakan skala 200–800. Menurut unggahan Instagram @litbangdikbud, hasil TKA dikelompokkan menjadi tiga kategori: Baik, Memadai, dan Kurang. Jika siswa memperoleh nilai minimal 95, maka akan diberikan predikat Istimewa. Pada jenjang SMA‑SMK, nilai minimal 725 berhak memperoleh predikat Istimewa.
Walaupun TKA tidak akan menjadi bahan evaluasi siswa dan sekolah, nilai tersebut akan dipakai sebagai validasi nilai rapor, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jalur prestasi, serta evaluasi mandiri capaian akademik siswa.
Dengan prosedur ini, siswa akan menerima sertifikat resmi setelah proses verifikasi oleh sekolah. Proses ini memastikan keakuratan data dan integritas nilai yang akan digunakan untuk keperluan administrasi pendidikan di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi