Trump Rilis 161 Dokumen UFO, Buka Misteri Luar Angkasa
Gambar atau konten salah?
Pada 10 Mei 2026, Departemen Pertahanan memuat 161 dokumen yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, berisi deskripsi penampakan UFO oleh warga sipil di Bumi dan astronot di Bulan.
Dokumen‑dokumen ini, yang mencakup periode puluhan tahun, dihapus status rahasianya atas arahan Presiden Donald Trump, yang mengumumkan rencana rilis karena tingginya ketertarikan publik.
Minat publik terhadap kehidupan luar angkasa di Amerika meningkat. Pada 2022, Kongres AS menggelar dengar pendapat pertama tentang UFO dalam 50 tahun terakhir, dan militer berjanji lebih transparan.
Mantan Presiden Barack Obama pernah memicu rasa penasaran publik dengan menyatakan bahwa alien nyata, meski ia belum pernah melihatnya. Ia menegaskan bahwa secara statistik, kemungkinan adanya alien memang ada, namun tidak menemukan bukti selama menjabat.
Trump kemudian memerintahkan Pentagon merilis berkas terkait alien dan kehidupan luar angkasa, fenomena udara tak teridentifikasi (UAP), serta benda terbang tak dikenal (UFO).
Transkrip rahasia dari astronot Apollo 11, 12, dan 17 dimuat. Buzz Aldrin, yang terkenal karena misi Apollo 11, mengatakan: “Saya mengamati sesuatu yang tampak seperti sumber cahaya cukup terang, yang untuk sementara kami duga sebagai kemungkinan sinar laser.”
Alan Bean, astronot Apollo 12, melaporkan melihat partikel dan kilatan cahaya melayang di luar angkasa. Ia mendeskripsikan partikel‑partikel tersebut seolah‑olah melarikan diri dari Bulan.
Dua astronot Apollo 17, Jack Schmitt dan rekan lainnya, juga melaporkan kilatan cahaya saat di pesawat. Schmitt berkata: “Di luar sana seperti perayaan Hari Kemerdekaan AS!”
Rekaman penerbangan Gemini 7 tahun 1965 menampilkan komunikasi antara Frank Boman dan tim darat. Ia melaporkan penampakan benda tak dikenal, mendeskripsikannya sebagai ancaman tak dikenal dan triliunan partikel kecil yang terlihat di sisi kiri pesawat luar angkasa.
Dokumen lain mencakup klaim individu tentang fenomena anomali tak teridentifikasi. Seorang pria memberi keterangan kepada FBI pada tahun 1957 bahwa ia menyaksikan kendaraan besar bundar yang melayang naik dari atas tanah. Pada September dan Oktober 2023, warga AS melaporkan benda logam melayang yang muncul dari cahaya terang.
Video militer AS dari Timur Tengah tahun 2022 juga dimuat. Rekaman dari Irak, Suriah, dan Uni Emirat Arab menunjukkan objek oval melesat dari kiri ke kanan. Laporan menyebut objek tersebut kemungkinan rudal.
Tim Burchett, anggota Kongres partai Republik, menyambut baik rilis dokumen ini dan menyebutnya sebagai awal yang luar biasa. Namun Marjorie Taylor Greene, mantan anggota Kongres yang dulu sekutu Trump namun kini berselisih, menilai perilisan tersebut sebagai pengalihan isu dari masalah‑masalah lebih mendesak seperti keterjangkauan barang dan perang di Iran.
Rilis dokumen ini menandai langkah transparansi pemerintah dalam isu UFO, namun masih banyak pertanyaan tentang keberadaan dan makna fenomena tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gua Baru dengan Ribuan Mutiara Ditemukan di Vietnam
Haaland Ledek Brasil dengan Tiga Kata Usai Singkirkan Mereka
Shopee Jamin Belanja Tiba 1 Jam, Telat Dapat Voucher
Neymar Pensiun dari Timnas Usai Brasil Tersingkir
Dua Gol Haaland Bawa Norwegia ke Perempat Final, Brasil Tersingkir
Kecoa Cyborg Dilengkapi Baju Selam Tahan Air 3 Jam
Berita Terbaru
Empat Tim Pastikan Tiket Perempatfinal Piala Dunia
Inggris ke Perempatfinal Piala Dunia 2026
Agrinas Bantah PHK, Siap Rekrut 20.000 Pekerja
OJK Blokir 557 Ribu Rekening Scam, Dana Korban Rp 674 Miliar Diamankan
ABPEDNAS Lantik Srikandi Jaga Desa, Perkuat Ekonomi Perempuan
Tiga Kobra Jawa Raksasa Kawin di Klaten, Dievakuasi
