Trump Turunkan Tarif Impor Baja dan Aluminium Jadi 15%
Gambar atau konten salah?
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan revisi kebijakan tarif impor pada 01 Juni 2026. Kebijakan ini menargetkan produk berbahan aluminium, baja, dan tembaga.
Perubahan utama menurunkan tarif dari 25% menjadi 15% untuk beberapa turunan baja dan aluminium. Produk tersebut meliputi mesin pertanian, peralatan pemanas, pendingin udara, dan ventilasi udara. Tarif baru ini berlaku bagi barang yang masuk ke AS.
Selain itu, Trump menyetujui tarif 15% untuk impor peralatan industri bergerak, seperti buldoser dan forklift. Namun, ketentuan ini hanya berlaku bagi negara yang memiliki perjanjian dagang dengan AS.
Gedung Putih mengutip pernyataan: “Ketika diimpor dari negara-negara yang memiliki perjanjian perdagangan yang berhak atas perlakuan tersebut,” (02 Juni 2026).
White House juga menambahkan dua jenis produk turunan baja dan aluminium yang tetap dikenai tarif 25%: rak baja dan plat litografi aluminium.
Revisi ini akan berlaku efektif untuk barang yang diimpor atau dikeluarkan dari gudang sejak 08 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Desember 2027.
Langkah ini diambil dengan tujuan mendorong investasi jangka pendek yang diyakini dapat membangun kembali basis industri di AS.
Dengan penurunan tarif, AS berharap dapat meningkatkan daya saing produk domestik dan menarik kembali investasi asing ke sektor industri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
