Turis Prancis Kena Jambret di Kota Tua, Polisi Tangkap Pelaku
Gambar atau konten salah?
Seorang turis asal Prancis menjadi korban penjambretan di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat, pada Senin, 06 Juli 2026. Peristiwa itu terjadi di sore hari saat korban sedang menikmati suasana tempat bersejarah tersebut.
Pelaku langsung kabur setelah berhasil merampas barang milik korban. Namun, aksi pelariannya tidak berlangsung lama. Polisi berhasil menangkapnya tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M. Zulfikar, menjelaskan kronologinya. Korban sedang berwisata di Kota Tua, lalu tiba-tiba dijambret. Pelaku kemudian melarikan diri dari tempat kejadian.
Setelah insiden itu, korban segera melapor ke Pos Polisi Pinangsia. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan. Mereka menemukan pelaku yang ternyata masih berada di kawasan Kota Tua.
"Pelaku berhasil kami amankan pada hari yang sama di kawasan Kota Tua," kata Bobby dalam keterangannya pada Selasa, 07 Juli 2026.
Polisi menduga pelaku belum meninggalkan lokasi karena masih mengincar calon korban lain. Target utamanya adalah para wisatawan yang sedang berkunjung.
Kepada penyidik, pelaku mengaku berniat menjual ponsel korban. Uang hasil penjualan itu rencananya akan digunakan untuk membeli sabu.
"Dari hasil pendalaman sementara, ada dugaan pelaku masih berupaya mencari korban lainnya," kata Bobby.
Polisi sudah mengembalikan ponsel tersebut kepada pemiliknya. Korban mengucapkan terima kasih atas respons cepat polisi. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanannya kembali ke Prancis.
Pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi penjambretan. Namun, penyidik masih terus melakukan pendalaman. Selain itu, hasil tes urine menunjukkan pelaku positif mengonsumsi sabu.
Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman lebih lanjut.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kawasan wisata ramai seperti Kota Tua tetap rawan kejahatan jalanan. Pelaku yang positif narkoba dan berniat menjual hasil curian untuk membeli sabu menjadi pola yang sering ditemukan dalam kasus serupa. Respons cepat polisi dalam kasus ini membantu korban mendapatkan kembali barangnya sebelum meninggalkan Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
