UI dan Muhammadiyah Tandatangani Nota Kesepakatan Pendidikan

Ningsih R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 122 dibaca
Bisik.id
UI dan Muhammadiyah Tandatangani Nota Kesepakatan Pendidikan

Gambar atau konten salah?

Universitas Indonesia (UI) dan organisasi Muhammadiyah baru saja memperkuat hubungan mereka di bidang pendidikan. Pada 13 April 2026, kedua belah pihak menandatangani Nota Kesepakatan Bersama di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menyatakan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara merata di seluruh Indonesia. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang melibatkan perguruan tinggi lain, khususnya yang berada di bawah naungan Muhammadiyah.

“Ini bagaimana caranya kualitas pendidikan di Indonesia ini bisa semakin meningkat dan merata di semua lini. Jadi kita itu tidak bisa maju sendirian. Kita harus maju bersama-sama. Growing together,” ujar Rektor UI dalam sambutannya.

Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama dilakukan oleh Rektor UI dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Dalam perjanjian tersebut, UI membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti program double degree dengan perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Misal double degree. Nah, ini juga bisa jadi pionir kita. Double degree dengan universitas lokal di Indonesia,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa skema ini memungkinkan mahasiswa menempuh studi di dua kampus berbeda dan memperoleh dua ijazah.

Mahasiswa akan menjalani dua tahun di Universitas Muhammadiyah, kemudian dua tahun di Universitas Indonesia. Setelah menyelesaikan kedua periode studi, mereka akan menerima ijazah dari kedua institusi tersebut.

Selain itu, UI juga membuka peluang program percepatan pendidikan melalui skema 3+1+1. “Program yang kedua misal fast track. Jadi misal S1-nya di Muhammadiyah, S2-nya di Universitas Indonesia. Program 3 plus 1 plus 1,” kata mantan Dekan Fakultas Teknik UI ini.

Kerja sama ini tidak hanya mencakup program studi, tetapi juga pertukaran mahasiswa dan dosen. “Nah, dari situ, dari kerjasama pendidikan itu, kemudian akan terjadi pertukaran dosen. Dosen UI mengajar di Universitas Muhammadiyah yang ada di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Haedar menambahkan bahwa kerja sama tersebut juga mencakup riset dan inovasi. “Kerjasama akan berkuliah. Kerjasama riset dan inovasi. Exchange antara mahasiswa, exchange antar dosen,” lanjutnya.

UI menilai bahwa kerja sama ini penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara bersama-sama. Program-program ini diharapkan dapat memperluas jaringan akademik, memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, dan memperkuat kapasitas perguruan tinggi di bawah Muhammadiyah.

Dengan adanya penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama ini, kedua institusi menunjukkan komitmen mereka untuk bekerja sama dalam menciptakan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas di Indonesia.

Universitas IndonesiaMuhammadiyahNota Kesepakatan BersamaDouble DegreeSkema 3+1+1Pertukaran MahasiswaRiset dan Inovasi

Komentar

Memuat komentar...