Ular Sanca 3 Meter Melilit Kucing di Dusun Kaliwon, Ciamis

Sari D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 65 dibaca
Bisik.id
Ular Sanca 3 Meter Melilit Kucing di Dusun Kaliwon, Ciamis

Gambar atau konten salah?

16 April 2026, warga Dusun Kaliwon, Desa Sagalaherang, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terkejut saat melihat seekor ular sanca sepanjang sekitar 3 meter melilit kucing peliharaan.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Amanah (67), pemilik rumah, saat sedang menyapu dapur sekitar 08.00 WIB. Ia terkejut melihat seekor ular sanca kembang dengan nama latin Malayopython reticulatus tengah melilit kucing miliknya.

Amanah yang panik langsung berteriak meminta bantuan warga. Ular sanca tersebut kemudian melepaskan lilitannya dan masuk ke dalam gorong-gorong di samping rumah.

Merasa khawatir dan takut membahayakan, warga kemudian melaporkan kejadian itu ke petugas Damkar Pos WMK Kawali. Petugas Damkar segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan, petugas berhasil mengevakuasi ular tersebut dalam kondisi aman. "Petugas menerima laporan dan langsung menuju lokasi. Ular berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi aman, kemudian dibawa untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Ia menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun peristiwa ini sempat membuat warga sekitar resah.

Menurut Budi, kemunculan ular di lingkungan permukiman diduga dipicu oleh terganggunya habitat serta ketersediaan pakan di alam. "Kemungkinan ular masuk ke permukiman karena habitatnya terganggu atau mencari mangsa. Biasanya area yang dekat kebun atau sumber air menjadi tempat persembunyian ular," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di lingkungan yang berpotensi menjadi habitat ular. "Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di area dekat kebun atau saluran air. Jika menemukan hewan liar yang berbahaya, sebaiknya jangan ditangani sendiri," ucapnya.

Budi juga memastikan pihak Damkar siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan oleh masyarakat. "Silakan masyarakat tidak ragu meminta bantuan Damkar Ciamis. Layanan ini tidak dipungut biaya dan kami siap membantu demi keselamatan bersama," katanya.

Insiden ini menyoroti pentingnya kewaspadaan di daerah pedesaan, di mana ular dapat muncul akibat gangguan habitat. Malayopython reticulatus sering ditemukan di wilayah ini, dan kehadirannya di dekat hunian manusia dapat menjadi peringatan perubahan lingkungan.

Ular sancaMalayopython reticulatusDamkar CiamisHabitat tergangguKewaspadaan wargaKucing peliharaanPermukiman desa

Komentar

Memuat komentar...