UMKM Pertamina Raih Transaksi Rp 10,4 Miliar di INACRAFT 2026

Fitri A. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 42 dibaca
Bisik.id
UMKM Pertamina Raih Transaksi Rp 10,4 Miliar di INACRAFT 2026

Gambar atau konten salah?

UMKM yang dibina oleh PT Pertamina (Persero) mencatatkan transaksi mencapai Rp 10,4 miliar selama berpartisipasi dalam ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026. Acara ini berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) dari tanggal 4 hingga 8 Februari 2026. Total transaksi terdiri dari penjualan ritel sebesar Rp 6 miliar dan komitmen transaksi lanjutan sebesar Rp 4,4 miliar.

Salah satu UMKM yang berhasil mencatatkan penjualan yang signifikan adalah Besolek, yang merupakan usaha perhiasan batu alam khas Bengkulu milik Lidya, S.P. Ini adalah kali pertama Besolek mengikuti INACRAFT, dan mereka berhasil menjual lebih dari 80% dari total produk yang dibawa. Produk yang paling diminati oleh pengunjung adalah gelang batu dan bros batu, dengan puncak penjualan terjadi pada akhir pekan.

Lidya menyatakan bahwa partisipasinya di INACRAFT 2026 sangat berarti untuk pengembangan usahanya. "Terima kasih kepada Pertamina atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Ini menjadi langkah penting bagi kami untuk terus berkembang dan memperluas pasar ke depan," ujarnya.

Capaian positif juga dirasakan oleh Batik Mosho, UMKM batik dari Kabupaten Berau yang dimiliki oleh Mochamad Shodik. Batik Mosho tampil untuk pertama kalinya di INACRAFT sebagai mitra binaan Pertamina. Meskipun penjualan belum optimal, keikutsertaan mereka memberikan nilai tambah dari segi pembelajaran dan jejaring.

Mochamad Shodik merasa bangga bisa berdampingan dengan UMKM senior di bidang fashion dan batik. "Meski dari sisi penjualan kami masih perlu banyak berproses, kesempatan bertemu dan berjejaring dengan orang-orang hebat adalah nilai yang jauh lebih berharga," katanya.

Selama pameran, booth Batik Mosho juga dikunjungi oleh desainer Musa Widiatmojo dan konsultan warna fashion Amy Wirabudi. Keduanya memberikan masukan mengenai teknik pewarnaan, penguatan citra produk, dan tren fesyen di Jakarta. "Ilmu dan pengalaman ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri dengan lebih baik ke depan," tambahnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhamad Baron, mengatakan bahwa capaian transaksi ini mencerminkan hasil pembinaan UMKM oleh perusahaan. "Pertamina secara konsisten menghadirkan UMKM binaan ke panggung nasional dan internasional melalui pameran strategis seperti INACRAFT. Capaian transaksi dan komitmen transaksi lanjutan ini menjadi bukti bahwa produk UMKM Indonesia memiliki kualitas, daya saing, dan potensi pasar yang besar," ujarnya.

Baron juga menjelaskan bahwa pendampingan UMKM tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan tetapi juga penguatan kapasitas pelaku usaha. "Kami ingin UMKM tidak hanya laku saat pameran, tetapi juga memperoleh jejaring, wawasan, serta kepercayaan diri untuk tumbuh secara berkelanjutan," tambahnya.

Para pelaku UMKM berharap pengalaman selama INACRAFT 2026 dapat menjadi pijakan untuk pengembangan usaha di masa depan dan persiapan mengikuti pameran berskala besar berikutnya. "Bagi kami, ilmu dan pengalaman adalah investasi terpenting," tutup Mochamad Shodik.

UMKMINACRAFTPertaminatransaksipameranBatik Moshopengembangan usahaBengkulu

Komentar

Memuat komentar...