Valentino Rossi Kaget Bezzecchi Dilarang Balapan di MotoGP Ceko
Gambar atau konten salah?
Jakarta — Valentino Rossi, legenda MotoGP yang sudah sembilan kali juara dunia, ikut buka suara soal hukuman yang diterima Marco Bezzecchi di MotoGP Ceko 2026. Rossi mengaku kaget. Ia tidak menyangka Bezzecchi, rider asal Italia yang juga pernah jadi muridnya di akademi balap, bakal dihukum sampai dilarang balapan.
Insiden itu terjadi di Brno, Sabtu 20 Juni 2026. Saat Sprint Race, Bezzecchi jatuh dari motor. Ia sedang berada di posisi kelima. Begitu marshal datang untuk mengevakuasi motor RS-GP miliknya, terjadi kontak. Kejadian itu langsung jadi perbincangan hangat di paddock MotoGP. Banyak yang membahas, banyak yang berdebat.
Akibat insiden itu, Bezzecchi dianggap melakukan tindakan tidak pantas terhadap petugas lintasan. Steward lantas menjatuhkan hukuman: Bezzecchi dilarang mengikuti sisa rangkaian MotoGP Ceko. Itu artinya, ia tidak bisa turun di balapan utama. Aprilia, tim tempat Bezzecchi bernaung, sempat mengajukan banding. Tapi akhirnya tim asal Italia itu menerima keputusan steward. Bezzecchi pun dipastikan absen.
Menjelang balapan di Brno, Rossi dimintai pendapat. Ia bicara soal kasus yang menimpa murid sekaligus kompatriotnya itu. Menurut Rossi, Bezzecchi memang salah. Tapi ia tidak menduga hukumannya seberat itu.
“Menurut saya Marco memang melakukan kesalahan. Tapi sejujurnya saya tidak menyangka dia tidak bisa balapan,” kata Rossi kepada MotoGP World Feed, dikutip dari Crash.net. “Namun memang seperti itulah keputusannya,” lanjutnya.
Komentar Rossi itu bikin perdebatan soal hukuman Bezzecchi makin panjang. Ada yang bilang sanksinya terlalu berat. Ada juga yang mendukung keputusan steward. Mereka beralasan, ini soal keselamatan dan penghormatan terhadap marshal yang bertugas di lintasan.
Terlepas dari kontroversi, Bezzecchi sudah minta maaf secara terbuka. Ia bahkan menemui langsung marshal yang terlibat dalam insiden itu. Permintaan maaf disampaikan secara pribadi.
Absennya Bezzecchi di MotoGP Ceko juga berdampak besar pada persaingan gelar juara dunia. Sejauh ini, Bezzecchi masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2026. Tapi persaingan kini kian seru. Marc Marquez menang di Brno, dan jarak poin mulai menipis.
Kasus ini jadi pengingat bahwa aturan di MotoGP memang ketat. Kesalahan kecil bisa berakibat besar. Dan kadang, hukuman yang dijatuhkan bikin banyak pihak terkejut — termasuk legenda sekelas Valentino Rossi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
ESDM Usut Asal Emas 22 Kg Selundupan di Bandara
Subsidi Energi 2027 Melonjak 20%, Paling Besar untuk Listrik
Pemerintah Beri Izin Darurat PT Timah Beli Bijih Masyarakat
BI Perluas MDR QRIS 0% ke Semua Merchant
IHSG Naik 1,59% Meski Asing Net Sell Rp1,03 Triliun
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Rp17.850
