Video TikTok: Istana Brunei Salah Diidentifikasi Kalimantan

Ika P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 60 dibaca
Bisik.id
Video TikTok: Istana Brunei Salah Diidentifikasi Kalimantan

Gambar atau konten salah?

Pada 02 April 2026, sebuah video yang menampilkan bangunan megah di tengah lahan hijau mulai beredar di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun @r**n dan menampilkan dua struktur utama yang berbeda arsitekturnya.

Bangunan depan memiliki bentuk memanjang dengan deretan jendela. Bagian tengahnya lebih tinggi dan menampilkan atap berbentuk kubah. Sementara bangunan belakang, dengan warna serupa, menampilkan desain modern. Atapnya beragam: lengkungan menyerupai bulan sabit, atap segitiga, dan menara dihiasi kubah berwarna emas.

Kedua bangunan dikelilingi pepohonan hijau lebat. Di sekitarnya terlihat jalan layang yang mengarah ke kawasan permukiman. Tidak ada rumah penduduk lain atau akses jalan umum di area tersebut.

Video tersebut direkam dari dalam pesawat yang sedang terbang dari Bangkok menuju Jakarta. Dalam keterangan videonya, sang pengunggah menulis: Dari Bangkok menuju Jakarta, belum pernah liat rumah segede gini di tengah hutan hijau vibes Bridgerton banget.

Video ini telah ditonton lebih dari 4 juta kali dan memicu komentar dari netizen. Hingga saat ini, akun tersebut telah menerima 1.695 komentar.

Salah satu komentar yang menonjol adalah: Lahan luas tapi ga ada sawit, berarti bukan di Indonesia. Beberapa komentar lain mengidentifikasi bangunan tersebut sebagai Istana Nurul Iman, kediaman resmi Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah.

Salah satu komentar menyebut: Istana Nurul Iman, Brunei. Ingat Brunei itu ada di Kalimantan. Komentar tersebut mengarah pada fakta bahwa Istana Nurul Iman terletak di Brunei Darussalam, tidak di Kalimantan.

Istana Nurul Iman terletak di hamparan perbukitan rimbun di tepi Sungai Brunei, beberapa kilometer di sebelah barat daya Bandar Seri Begawan. Bangunan tersebut dibangun pada tahun 1984.

Arsitektur Istana Nurul Iman merupakan gabungan gaya Melayu, Islam, dan modern Eropa. Desainnya dirancang oleh arsitek asal Filipina, Leandro Locsin. Pembangunan dilakukan oleh Ayala Corporation dengan biaya US$ 1,4 miliar, setara dengan Rp 23 triliun (kurs Rp 17.014).

Bangunan ini berfungsi sebagai kediaman keluarga kerajaan, pusat pemerintahan, dan tempat penerimaan tamu. Masyarakat umum hanya dapat mengunjungi Istana ini sekali setahun, pada perayaan Idul Fitri.

Rumah bergaya Eropa yang berada di seberang Istana Nurul Iman, berjarak sekitar 1 kilometer, juga merupakan fasilitas milik kerajaan Brunei. Kedua bangunan tersebut membentuk satu komplek yang terpisah namun saling terkait.

Video ini menyoroti keindahan arsitektur dan kebijakan akses publik yang terbatas. Meskipun terletak di Brunei Darussalam, video tersebut awalnya disalahartikan sebagai bangunan di Kalimantan. Komentar netizen menunjukkan bagaimana informasi yang tidak lengkap dapat memicu spekulasi.

Secara keseluruhan, video tersebut memperlihatkan Istana Nurul Iman dan rumah sejenisnya, menegaskan peran pentingnya bagi negara Brunei Darussalam. Pengunjung diundang untuk memahami bahwa bangunan ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol pemerintahan dan kebudayaan.

Istana Nurul ImanBrunei Darussalamvideo viralarsitektur Melayu Islam EropaLeandro LocsinAyala Corporationakses terbatas

Komentar

Memuat komentar...