Vietnam Airlines Potong 23 Penerbangan Domestik Mingguan

Surya B. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
Vietnam Airlines Potong 23 Penerbangan Domestik Mingguan

Gambar atau konten salah?

Maskapai nasional Vietnam Airlines akan memotong 23 penerbangan domestik setiap minggu. Langkah ini diambil karena pasokan bahan bakar pesawat, atau avtur, menipis akibat konflik di Timur Tengah.

Otoritas penerbangan sipil Vietnam mengatakan harga bahan bakar jet naik sejak konflik Timur Tengah pecah lebih dari tiga pekan lalu. Kenaikan harga minyak global menambah kekhawatiran akan kelangkaan avtur di dalam negeri.

Vietnam Airlines berencana menghentikan sementara operasi di sejumlah rute mulai 1 April 2026, demikian pernyataan otoritas penerbangan setempat pada Senin, 24 Maret 2026. Maskapai akan menangguhkan rute domestik tertentu, namun rute domestik utama dan penerbangan internasional tetap berjalan.

Maskapai lain di Vietnam juga sedang mempertimbangkan penambahan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) pada rute internasional mulai bulan April. Langkah ini bertujuan menutupi biaya yang terus meningkat.

Untuk mengantisipasi krisis, Vietnam meminta dukungan pasokan bahan bakar dari beberapa negara, termasuk Qatar, Kuwait, Algeria, dan Jepang. Selain itu, Vietnam menandatangani kesepakatan dengan Rusia mengenai produksi minyak dan gas di kedua negara.

Ketegangan energi tidak hanya dirasakan di Vietnam. Maskapai nasional Myanmar National Airlines mengumumkan pembatalan beberapa penerbangan domestik pada Minggu lalu, meski tidak menjelaskan alasan secara detail.

Sementara itu, maskapai asal Amerika Serikat, United Airlines, pekan lalu menyatakan akan mengurangi kapasitas penerbangan. Keputusan ini diambil karena biaya bahan bakar jet terus meningkat dan diperkirakan akan melonjak seiring berlanjutnya konflik di kawasan Teluk.

Dengan langkah-langkah tersebut, Vietnam dan maskapai terkait mencoba menyeimbangkan kebutuhan operasional dengan keterbatasan pasokan bahan bakar. Situasi ini menyoroti betapa rapuhnya rantai pasokan energi bagi industri penerbangan di kawasan Asia Tenggara.

Vietnam Airlinesavturkonflik Timur Tengahkenaikan harga minyakpenambahan biaya bahan bakardukungan pasokan bahan bakarindustri penerbangan Asia Tenggara

Komentar

Memuat komentar...