Warung Madura Surabaya Dapat Banyak Pelanggan Selama Rumor Harga BBM
Gambar atau konten salah?
Pada hari Selasa, 31 Maret 2026, sebuah Warung Madura di Surabaya mengalami lonjakan pelanggan di tengah rumor tentang penyesuaian harga BBM. Toko yang terletak di Jalan Ngagel Madya dirasakan keramaian sejak pagi.
Pemiliknya, Nurbaedah, mengatakan kepada wartawan bahwa kerumunan sudah ada sejak fajar. Ia berkata, “Tadi ramai dari pagi. Stoknya masih ada, tapi paling cuma sekitar 3 hari saja bertahan,”. Ia menambahkan bahwa warung tidak dapat membeli BBM dalam jumlah besar dari SPBU karena kuota terbatas, “Soalnya kulakannya dibatasi, nggak bisa ambil banyak,”.
Cerita serupa datang dari Warung Madura lain di Jalan Pucang Anom, yang dikelola oleh Umi. Ia menjelaskan, “Bisa bertahan enggak sampai satu minggu, karena kalau kulakan ke SPBU nggak bisa bawa jerigen,”.
Meskipun stok terbatas, harga BBM di Warung Madura tetap normal, sekitar Rp12 ribu per liter untuk Pertalite. Banyak penduduk lokal memilih membeli di sana karena antrean di SPBU sangat panjang.
Dian, warga Surabaya berusia 32 tahun, mengatakan dia membeli BBM di warung dekat kosnya karena antrean di SPBU masih ramai. Ia menambahkan, “Dari siang tadi infonya antre, saya barusan lewat malam ini di pom juga masih ramai. Jadi beli di warung dekat kos saja,”.
Dewi, 31, juga memilih membeli BBM di Warung Madura dekat rumahnya, mengutip antrean panjang di SPBU dekat kantornya. Ia berkata, “Tadi di SPBU dekat kantor ramai antreannya, padahal tidak jadi ada kenaikan BBM kan katanya. Jadi beli di Warung Madura saja sekalian pulang,”.
Situasi ini menunjukkan bagaimana penjual BBM lokal menyesuaikan diri dengan keterbatasan pasokan dan bagaimana konsumen merespons kekhawatiran tentang kekurangan serta antrian panjang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bupati Subandi Tekankan Peran Orang Tua di Era Digital
Polrestabes Tutup Jalan Malam 1 Suro untuk Acara Silat
Presiden Megawati Kunjungi Blitar, 654 Personel Siap Amankan
Polres Lamongan Razia Knalpot Brong: 85 Kendaraan Ditilang
Pertamax Naik ke Rp 16.250 per Liter, Kenaikan Terhindarkan
Polisi Berhentikan Balap Liar Pasuruan, 3 Suspek Ditangkap
Berita Terbaru
Orang Tua Lupa Ajarkan Balig: Anak Kini Wajib Tanggung Jawab
Batu Lingga Terselubung di Klaten Terungkap Aksara Asal Usul
Bupati Subandi Tekankan Peran Orang Tua di Era Digital
Polda Sumsel Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Bersama Polri
Garasi Motor Sampah di Trotoar Jalan Ambon Jadi Sorotan Bandung
USA Juara Grup D Piala Dunia 2026, Australia di Posisi Kedua
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Indonesia Juni 2026
MotoGP 2026: Balapan Indonesia di Mandalika Mulai Oktober
