Wisata Pesisir Serang Aman, Hoaks Erupsi Diluruskan

Maya K. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Wisata Pesisir Serang Aman, Hoaks Erupsi Diluruskan

Gambar atau konten salah?

Meskipun Gunung Anak Krakatau masih berstatus siaga, wisatawan tidak perlu khawatir untuk berlibur ke kawasan pesisir Serang. Pemerintah Kabupaten Serang bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan destinasi wisata di wilayah tersebut tetap aman dikunjungi.

Pernyataan ini sekaligus meluruskan video hoaks yang beredar di media sosial. Video itu mengklaim Gunung Anak Krakatau sedang mengalami erupsi besar. Pemerintah memastikan informasi tersebut tidak benar. Masyarakat diminta mengacu pada informasi resmi dari pihak berwenang.

Sejumlah destinasi wisata di pesisir Serang dipastikan tidak terdampak aktivitas vulkanik. Lokasinya berada cukup jauh dari kawasan bahaya Gunung Anak Krakatau. Tempat-tempat itu tetap aman untuk dikunjungi selama masa liburan.

"Kondisi Gunung Anak Krakatau melandai dan dinyatakan aman. Kami mengajak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, untuk tidak khawatir menghabiskan libur sekolah bersama keluarga di pesisir Serang," kata Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, dalam keterangannya di Serang, pada Senin, 06 Juli 2026.

Destinasi seperti Pantai Anyer, Cinangka, hingga Carita juga dinyatakan aman. Wilayah-wilayah itu berada di luar radius bahaya. Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono, mendukung pernyataan tersebut. "Radius bahaya berada dalam jarak tiga kilometer dari pusat erupsi. Sementara untuk Pantai Anyer, Cinangka, dan Carita itu jaraknya kurang lebih 42 kilometer. Jadi material vulkanik tidak akan sampai ke sana," ujar Deny.

Deny juga menghimbau masyarakat untuk menjalankan aktivitas seperti biasa. Namun, ia mengingatkan agar tetap mengikuti informasi resmi dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu bohong, dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun BPBD agar informasi yang diterima benar dan akurat," kata Deny.

Ia juga meminta agar traveler terus memperbarui informasi terbaru terkait Gunung Anak Krakatau. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital menyatakan terjadi peningkatan aktivitas vulkanik di perairan Selat Sunda. Masyarakat, nelayan, dan wisatawan dilarang keras beraktivitas atau mendekati kawah dalam radius 3 km.

Intinya, kawasan wisata seperti Anyer, Cinangka, dan Carita aman karena jaraknya lebih dari 40 km dari pusat erupsi. Ancaman hanya berlaku di radius 3 km dari kawah. Informasi hoaks yang beredar tidak benar. Pemerintah dan PVMBG meminta semua pihak merujuk pada sumber resmi.

Gunung Anak Krakatauwisata pesisir Serangstatus siagadestinasi amanhoaks erupsiradius bahayaPVMBG

Komentar

Memuat komentar...