Wisata Pesisir Serang Aman, Hoaks Erupsi Diluruskan
Gambar atau konten salah?
Meskipun Gunung Anak Krakatau masih berstatus siaga, wisatawan tidak perlu khawatir untuk berlibur ke kawasan pesisir Serang. Pemerintah Kabupaten Serang bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan destinasi wisata di wilayah tersebut tetap aman dikunjungi.
Pernyataan ini sekaligus meluruskan video hoaks yang beredar di media sosial. Video itu mengklaim Gunung Anak Krakatau sedang mengalami erupsi besar. Pemerintah memastikan informasi tersebut tidak benar. Masyarakat diminta mengacu pada informasi resmi dari pihak berwenang.
Sejumlah destinasi wisata di pesisir Serang dipastikan tidak terdampak aktivitas vulkanik. Lokasinya berada cukup jauh dari kawasan bahaya Gunung Anak Krakatau. Tempat-tempat itu tetap aman untuk dikunjungi selama masa liburan.
"Kondisi Gunung Anak Krakatau melandai dan dinyatakan aman. Kami mengajak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, untuk tidak khawatir menghabiskan libur sekolah bersama keluarga di pesisir Serang," kata Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, dalam keterangannya di Serang, pada Senin, 06 Juli 2026.
Destinasi seperti Pantai Anyer, Cinangka, hingga Carita juga dinyatakan aman. Wilayah-wilayah itu berada di luar radius bahaya. Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono, mendukung pernyataan tersebut. "Radius bahaya berada dalam jarak tiga kilometer dari pusat erupsi. Sementara untuk Pantai Anyer, Cinangka, dan Carita itu jaraknya kurang lebih 42 kilometer. Jadi material vulkanik tidak akan sampai ke sana," ujar Deny.
Deny juga menghimbau masyarakat untuk menjalankan aktivitas seperti biasa. Namun, ia mengingatkan agar tetap mengikuti informasi resmi dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu bohong, dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun BPBD agar informasi yang diterima benar dan akurat," kata Deny.
Ia juga meminta agar traveler terus memperbarui informasi terbaru terkait Gunung Anak Krakatau. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital menyatakan terjadi peningkatan aktivitas vulkanik di perairan Selat Sunda. Masyarakat, nelayan, dan wisatawan dilarang keras beraktivitas atau mendekati kawah dalam radius 3 km.
Intinya, kawasan wisata seperti Anyer, Cinangka, dan Carita aman karena jaraknya lebih dari 40 km dari pusat erupsi. Ancaman hanya berlaku di radius 3 km dari kawah. Informasi hoaks yang beredar tidak benar. Pemerintah dan PVMBG meminta semua pihak merujuk pada sumber resmi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Turis Australia Siram Pasangan China di Pulau Padar Viral
Arkeolog Temukan Kota Bizantium dan 'Lidah Emas' di Mesir
Perpustakaan Nyi Ageng Serang Kembali Dibuka, Diserbu Gen Z
Prancis Tetap Primadona Wisata Usai Kalah Piala Dunia
Hari Bastille 2026: Prancis Rayakan, Timnas Tersingkir
Perpustakaan Jakarta Kini Buka Lagi, Ada Vinyl dan Board Game
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
