Workshop Tempe Non-Kedelai Digelar di Kemang
Gambar atau konten salah?
Selama ini, banyak orang mengira tempe hanya bisa dibuat dari kedelai. Padahal, makanan fermentasi khas Indonesia ini sebenarnya bisa diolah dari berbagai jenis kacang-kacangan lainnya. Bagi yang penasaran dengan rasa dan tekstur tempe non-kedelai, ada sebuah workshop yang bisa diikuti.
Acara bertajuk Create Nutritious Tempe From More Than Just Soybeans ini akan digelar pada Kamis, 23 Juli 2026, mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Tempatnya di nextdoor by Pantry Magic, Jl. Kemang Raya 14B, Jakarta. Harga tiket masuknya Rp350.000 per orang.
Dalam sesi ini, peserta diajak menjelajahi aneka kacang-kacangan yang kaya protein dan bisa difermentasi menjadi tempe. Setiap jenis kacang menghasilkan cita rasa dan tekstur yang berbeda. Tidak seperti tempe kedelai pada umumnya.
Workshop dipandu langsung oleh Dr. Ir. Wida Winarno, M.Si., Co-Founder Indonesia Tempe Movement. Beliau akan membimbing peserta mempraktikkan proses pembuatan tempe dari tiga jenis kacang yang berbeda. Bukan sekadar teori, peserta benar-benar memegang bahan dan melakukan praktik langsung.
Selain belajar membuat tempe, peserta juga diajak merangkai hidangan. Mereka belajar seni penataan menggunakan edible flowers atau bunga yang bisa dimakan. Tujuannya agar hasil kreasi terlihat cantik dan menarik untuk difoto. Di akhir acara, setiap peserta bisa membawa pulang tempe buatan tangan sendiri.
Workshop ini cocok untuk berbagai kalangan. Mulai dari koki rumahan, pencinta kuliner, penganut gaya hidup vegan, hingga profesional kuliner yang ingin mengeksplorasi bahan pangan baru. Peserta juga akan mendapatkan pemahaman mengapa tempe kini diakui secara global sebagai salah satu sumber protein nabati terbaik. Topik ini jarang dibahas secara tuntas di luar konteks kacang kedelai.
Format kelas bersifat interaktif dengan jumlah peserta terbatas. Suasana jadi lebih personal. Bukan sekadar demo masak yang ditonton dari jauh. Peserta benar-benar memegang bahan, praktik langsung, dan mendapat masukan dari ahlinya. Tempat terbatas, jadi pendaftaran perlu dilakukan segera.
Secara keseluruhan, workshop ini menawarkan pengalaman langsung membuat tempe dari bahan alternatif. Peserta tidak hanya belajar teknik fermentasi, tetapi juga mendapat wawasan tentang potensi kacang-kacangan lain sebagai sumber protein nabati. Ini adalah kesempatan langka untuk melihat tempe dari sisi yang jarang dieksplorasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
