Xenia Pink Klasik Jadi Jagoan Drag Race Lokal
Gambar atau konten salah?
Sebuah Daihatsu Xenia keluaran tahun 2008 yang berwarna pink menarik perhatian. Kendaraan keluarga ini ternyata sering digunakan untuk ajang drag race, meskipun penampilannya tampak sederhana.
Pemilik mobil, yang dikenal sebagai Iron dari komunitas Avanza Xenia Indonesia Club (Axic), sudah memiliki mobil ini sejak tahun 2010. Ia membeli mobil ini dalam kondisi bekas dan secara bertahap mengubahnya menjadi mobil hobi dengan performa yang cukup mumpuni.
Saat ditemui dalam acara Daihatsu Kumpul Sahabat Pontianak pada hari Minggu, (18/01/2026), Iron menjelaskan bahwa modifikasinya berfokus pada peningkatan mesin.
Perubahan signifikan terlihat di bagian mesin untuk meningkatkan kemampuan akselerasi, terutama tarikan awal. Beberapa penyesuaian meliputi:
- Proses porting polish pada mesin.
- Pemasangan header 4-1.
- Penggunaan busi Iridium untuk sistem pengapian.
- Modifikasi ringan pada Engine Control Unit (ECU) agar tarikan bawah terasa lebih ringan.
Secara tampilan luar, Iron mempertahankan konsep modifikasi yang simpel. Bagian yang paling terlihat berbeda adalah penggunaan velg Enkei RTF 01. Warna pink pada bodi mobil ini merupakan identitas kelompoknya dalam komunitas Axic Khatulistiwa.
Salah satu modifikasi unik adalah penempatan box audio di bagian belakang. Menurut Iron, ini bukan hanya untuk hiburan musik, tetapi juga memiliki fungsi teknis. Berat tambahan dari box audio tersebut membantu menekan bagian belakang mobil. Hal ini penting agar ban tidak mudah selip atau "ngepot" saat mobil berakselerasi kencang karena bobot mobil bagian belakang menjadi lebih optimal.
Iron menyebutkan bahwa total biaya modifikasi diperkirakan tidak lebih dari Rp 20 juta. Proses perubahan dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran yang tersedia, mengikuti konsep "suka-suka".
Untuk bagian interior, Iron memilih mempertahankan kondisi aslinya dari pabrikan agar tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Rincian beberapa modifikasi pada Xenia 2008 milik Iron:
- Lampu depan mengusung konsep clean look, menggunakan head lamp mini biled dan fog lamp biled.
- Pengecatan ulang menggunakan cat clear belkote.
- Velg menggunakan Enkei RP01 ukuran R15.
- Suspensi depan menggunakan coil over Jamex custom, sementara bagian belakang menggunakan Jamex.
- Menggunakan stang Momo.
- Pemasangan header 4-1 (riar/rgr).
Mobil ini menunjukkan bagaimana sebuah kendaraan keluarga dapat diubah menjadi mesin balap sederhana dengan fokus pada peningkatan performa mesin dan penyesuaian fungsionalitas komponen.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cara Benar Starter Mobil Keyless, Jangan Langsung Injak Rem
McLaren 720 S Hancur Terbelah di Sukoharjo
Servis Yamaha Grand Filano Tembus Rp 732 Ribu
50 Anak Daftar Kelas Modifikasi Mobil, Hanya 15 Lolos
Menpora Beri Penghargaan Tertinggi ke Modifikator Otomotif
Erick Thohir Beri Penghargaan Tertinggi ke Modifikator Indonesia