Tika M. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id

Gambar atau konten salah?

Gowa, 15 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Gowa menandai pergantian tahun baru Islam dengan menggelar acara zikir dan doa bersama di Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa. Acara ini dihadiri oleh warga setempat dan dipimpin oleh Bupati Sitti Husniah Talenrang, yang sekaligus mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh fitnah atau hoaks.

Peristiwa tersebut berlangsung pada 1 Muharram 1448 Hijriah, yang bagi umat Islam menandai awal tahun baru dalam kalender Islam. Bupati Husniah menegaskan bahwa pergantian ini bukan sekadar perubahan angka, melainkan momentum untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

“Hijrah dari perpecahan menuju kepada persatuan, dari kebencian menuju kepada persaudaraan, dan dari sikap saling mencurigai menuju kepada saling percaya dan saling memuatkan satu sama lain,” ujar Husniah dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa Islam mengajarkan pentingnya persatuan, kekompakan, dan kebersamaan.

Ia mengutip firman Allah SWT: “Berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali agama Allah dan janganlah kamu bercerai berai.” Menurutnya, ayat tersebut mengandung pesan mendalam bahwa kekuatan umat Islam terletak pada persatuan. Tanpa kekompakan, ia katakan, tidak ada keberhasilan pembangunan.

Husniah juga mengingatkan warga Gowa bahwa Islam mengajarkan untuk menaati pemimpin dan mendukung pemerintahan yang sah. Ia menekankan bahwa pemerintah dan masyarakat harus berjalan beriringan, saling mengingatkan, menunggu, dan mendoakan demi terciptanya kesejahteraan bersama.

“Karena itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk tidak mudah terpengaruh oleh segala bentuk isu-isu yang tidak jelas sumber dan kebenarannya,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa berbagai gonjang-ganjing politik dapat memecah belah persatuan, dan perbedaan pandangan harus diperlakukan sebagai wajar dalam demokrasi, bukan alat pembelahan.

Husniah menyoroti pentingnya menjauhi gibah dan penyebaran informasi tidak benar. Ia menegaskan bahwa gibah dan fitnah tidak hanya merusak hubungan antarindividu, tetapi juga dapat mengganggu ketenteraman masyarakat dan menghambat jalannya pemerintahan serta pembangunan.

Ia berharap warga Gowa semakin cerdas dalam menilai berita. “Mari kita biasakan menyampaikan berita-berita yang baik, menyebarkan optimisme, menebarkan optimisme, dan memperkuat semangat persaudaraan,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Husniah memaparkan program prioritas Pemerintah Kabupaten Gowa, antara lain: Gowa Sejahtera, Gowa Aman, Gowa Sehat, Gowa Mengaji dan Gowa Cerdas 'Caradde'. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak mungkin terwujud hanya oleh pemerintah semata; dibutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

“Keberhasilan program tersebut tidak mungkin terwujud oleh pemerintah semata. Dibutuhkan dukungan dan partisipasi oleh seluruh lapisan masyarakat, dan mari kita bergandengan tangan, memperbuat kebersamaan, dan berpartisipasi aktif dalam setiap program pembangunan,” pungkasnya.

Acara zikir dan doa bersama ini menegaskan kembali nilai-nilai persatuan dan kebersamaan dalam masyarakat Gowa. Dengan mengingat pentingnya verifikasi informasi dan menghormati pemimpin, masyarakat diharapkan dapat menjaga ketenteraman dan memajukan pembangunan bersama.

Pergantian Tahun Baru IslamBupati Sitti Husniah TalenrangZikir dan Doa BersamaGowa SejahteraGowa AmanGowa SehatFitnah

Komentar

Memuat komentar...