10 Game Seru Ice Breaking untuk MPLS 2026

Eko P. · 4 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
10 Game Seru Ice Breaking untuk MPLS 2026

Gambar atau konten salah?

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, atau yang lebih dikenal dengan MPLS, seringkali menjadi momen yang menegangkan bagi siswa baru. Suasana asing, wajah-wajah yang belum dikenal, dan aturan sekolah yang baru bisa membuat hari-hari pertama terasa kaku. Untuk mengatasi hal ini, ice breaking hadir sebagai solusi. Aktivitas singkat ini dirancang untuk mencairkan suasana, menghilangkan rasa canggung, dan mengembalikan fokus siswa di sela-sela kegiatan MPLS.

Berdasarkan jadwal resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pelaksanaan MPLS untuk tahun 2026 direncanakan berlangsung selama lima hari. Khusus untuk wilayah Sumatera Selatan, terutama Kota Palembang, kegiatan ini akan dimulai pada hari Senin, 13 Juli 2026. Rangkaian acara akan berlanjut hingga hari Jumat, 17 Juli 2026. Ini berarti panitia memiliki waktu yang cukup untuk merancang berbagai kegiatan, termasuk menyisipkan permainan-permainan seru di sela-sela sesi pengenalan.

Bagi panitia yang tengah mencari ide kegiatan ice breaking, ada beberapa rekomendasi yang bisa dipilih. Yang terpenting, pahami aturan mainnya dan aplikasikan bersama siswa agar tercipta suasana yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi semua peserta.

Lantas, apa sebenarnya fungsi dari ice breaking? Dalam sebuah skripsi berjudul "Implementasi Ice Breaking Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar di SD Negeri Cinanas 03 Bantarkawung Kabupaten Brebes" karya Okti Khoirun Nisa, dijelaskan bahwa penerapan ice breaking bertujuan untuk membuat anak-anak merasa gembira dan memberikan energi positif. Kegiatan ini biasanya diawali atau dipimpin oleh seorang guru yang bertindak sebagai pemandu permainan. Sebagai pemandu, guru berupaya menciptakan suasana kelas yang ceria dan penuh semangat. Dengan begitu, terwujudlah lingkungan pembelajaran yang lebih kondusif dan interaktif.

Berikut adalah sepuluh rekomendasi game ice breaking yang bisa dimainkan selama kegiatan MPLS berlangsung:

  1. Nama dan Fakta
    Setiap siswa diminta untuk memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama lengkapnya dan satu fakta menarik tentang dirinya. Fakta ini bisa berupa hobi, tempat favorit, atau hal unik lainnya. Tujuan dari permainan ini sederhana: membuat siswa saling mengenal satu sama lain dengan cara yang ringan dan personal.
  2. Pertanyaan Berantai
    Guru atau salah satu siswa memulai permainan dengan melontarkan pertanyaan sederhana. Siswa berikutnya harus menjawab pertanyaan tersebut dengan benar, lalu mengajukan pertanyaan baru kepada murid selanjutnya. Contohnya, pertanyaan bisa dimulai dengan "Apa hobi yang kamu sukai?" Siswa yang mendapat pertanyaan ini harus menjawab dan kemudian menyiapkan pertanyaan lanjutan untuk siswa di sebelahnya. Permainan ini melatih konsentrasi dan kemampuan berpikir cepat.
  3. Permainan Nama dengan Gerakan
    Siswa duduk melingkar. Satu orang memulai dengan menyebutkan namanya sambil melakukan gerakan fisik sederhana, misalnya bertepuk tangan atau mengangkat tangan. Kemudian, siswa di sampingnya bergantian menyebutkan nama sambil mengulangi gerakan yang dilakukan siswa sebelumnya, lalu menambahkan satu gerakan baru. Proses ini diulang terus hingga siswa terakhir dalam lingkaran. Permainan ini menguji daya ingat dan kekompakan.
  4. Rebut Kursi
    Siswa membentuk lingkaran, dan kursi-kursi ditempatkan di tengah lingkaran. Jumlah kursi harus lebih sedikit satu dari jumlah pemain. Ketika musik dimulai, siswa berjalan mengelilingi kursi yang telah disusun. Begitu musik berhenti, setiap siswa harus segera duduk di atas kursi. Siswa yang tidak mendapatkan kursi akan keluar dari lingkaran. Permainan berlanjut hingga hanya tersisa satu pemenang. Tujuan dari game ini adalah menciptakan suasana yang nyaman dan mendorong interaksi fisik yang sehat antar siswa.
  5. Bercerita Lucu
    Siswa diminta untuk berbagi cerita lucu atau menggelitik yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Cerita ini bisa tentang kejadian kocak di sekolah lama, momen lucu di rumah, atau hal-hal menggelitik lainnya. Kegiatan ini membantu siswa untuk lebih terbuka dan mencairkan suasana dengan tawa.
  6. Tepuk Tangan Berpasangan
    Siswa diminta untuk mencari satu pasangan. Kemudian, mereka akan bertepuk tangan sesuai instruksi dari guru. Misalnya, jika guru mengatakan "tepuk tangan 10 kali", maka setiap pasangan harus saling bertepuk sebanyak angka yang disebutkan. Permainan ini membutuhkan konsentrasi tinggi dan koordinasi yang baik antara kedua pasangan.
  7. Lagu Perkenalan
    Setiap siswa diminta untuk memperkenalkan diri secara singkat sambil menyanyikan bagian kecil dari lagu yang telah ditentukan. Lagu bisa dipilih secara acak atau ditentukan oleh guru. Cara ini membantu siswa untuk merasa lebih nyaman dan akrab satu sama lain, karena bernyanyi bersama dapat memecah kebekuan.
  8. Balon Instruksi
    Setiap siswa diberi sebuah balon dan diminta untuk meniupnya hingga mengembang. Setelah itu, mereka harus menuliskan nama dan satu fakta tentang dirinya di permukaan balon menggunakan spidol. Kemudian, semua balon dilepaskan ke udara secara bersamaan. Siswa diminta untuk mengambil balon yang mendarat di dekat mereka, lalu membaca fakta yang tertulis di balon tersebut. Melalui cara ini, siswa dapat saling mengenal dengan cara yang menyenangkan dan tidak terduga.
  9. Bangun Menara
    Siswa dibagi menjadi beberapa tim kecil. Setiap tim diberi tugas untuk membangun menara setinggi mungkin dari bahan-bahan yang telah disediakan. Bahan-bahan ini bisa berupa balok kayu kecil, mainan berbentuk kotak, atau bahkan sedotan dan selotip. Tugas ini tidak hanya mengharuskan siswa untuk bekerja sama, tetapi juga memungkinkan mereka berinteraksi dan berkomunikasi secara aktif satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama.
  10. Bingo Karakter
    Guru akan menentukan dua orang siswa yang dipilih sebagai "bingo". Siswa lainnya akan diberi kisi-kisi atau petunjuk mengenai karakteristik dan ciri-ciri tertentu dari kedua siswa bingo tersebut. Contoh ciri-cirinya adalah "punya saudara kembar", "pernah jalan-jalan ke luar kota", atau "suka makan pedas". Siswa harus saling bertanya satu sama lain untuk mencari siapa yang sesuai dengan kisi-kisi yang diberikan. Jika sudah menemukan siswa yang cocok, mereka akan menuliskan nama siswa tersebut ke dalam kotak bingo. Permainan ini mendorong interaksi dan komunikasi antar seluruh siswa.

Sepuluh contoh game ice breaking di atas siap untuk memeriahkan pelaksanaan MPLS 2026 di sekolah. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk membangun keakraban dan semangat kebersamaan di tahun ajaran baru. Perlu diingat bahwa tujuan utama dari MPLS adalah menciptakan lingkungan yang ramah dan inklusif bagi semua siswa baru. Dengan memilih permainan yang tepat, panitia dapat memastikan bahwa masa transisi dari sekolah lama ke sekolah baru berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Selamat mencoba dan semoga sukses membangun keakraban di tahun ajaran baru.

MPLSice breakingsiswa baruPalembangKemendikdasmenpermainankeakraban2026

Komentar

Memuat komentar...