10 Jurusan Paling Ketat SNBT 2026 di Undip, Kuota Terbatas
Gambar atau konten salah?
Universitas Diponegoro (Undip) mencatat jumlah pendaftar tertinggi pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, yakni 46.304 pendaftar. Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil masuk lewat jalur SNBP, masih ada peluang lewat jalur SNBT 2026. Berikut ini jurusan-jurusan dengan persaingan paling ketat di jalur SNBT Undip.
Menurut laman Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Undip menyediakan 69 prodi sarjana (S1) dan sarjana terapan (D4) pada SNBT 2026. Persaingan di beberapa jurusan sangat ketat, yang dapat dilihat dari perbandingan jumlah peminat dengan daya tampung pada tahun sebelumnya.
Untuk menghitung tingkat ketatnya suatu jurusan, rumus yang digunakan adalah membagi daya tampung jurusan pada jalur tertentu dengan jumlah peminatnya pada tahun yang sama, lalu mengalikannya dengan 100%. Hasilnya menunjukkan persentase keketatan atau peluang lolos. Semakin kecil persentase, semakin ketat persaingan. Misalnya, jika persentase keketatan jurusan hanya 1%, artinya hanya satu orang diterima per seratus pendaftar pada jalur tersebut tahun itu. Sebaliknya, persentase lebih tinggi menandakan peluang lebih besar.
Berikut ini daftar 10 jurusan paling ketat di Undip pada SNBT 2025, beserta daya tampung tahun 2026. Angka keketatan dihitung berdasarkan data peminat tahun 2025 dan kuota tahun 2026.
1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (S1)
Peminat tahun 2025: 2.565
Daya tampung tahun 2026: 41 kursi
Keketatan: 1,44%
2. Kedokteran Gigi (S1)
Peminat tahun 2025: 986
Daya tampung tahun 2026: 15 kursi
Keketatan: 1,52%
3. Bisnis Digital (S1)
Peminat tahun 2025: 1.873
Daya tampung tahun 2026: 36 kursi
Keketatan: 1,92%
4. Manajemen dan Administrasi Logistik (D4)
Peminat tahun 2025: 2.991
Daya tampung tahun 2026: 69 kursi
Keketatan: 2,31%
5. Informasi dan Humas (D4)
Peminat tahun 2025: 2.966
Daya tampung tahun 2026: 69 kursi
Keketatan: 2,33%
6. Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur (D4)
Peminat tahun 2025: 2.640
Daya tampung tahun 2026: 63 kursi
Keketatan: 2,42%
7. Farmasi (S1)
Peminat tahun 2025: 1.151
Daya tampung tahun 2026: 30 kursi
Keketatan: 2,43%
8. Teknologi Rekayasa Kimia Industri (D4)
Peminat tahun 2025: 1.526
Daya tampung tahun 2026: 39 kursi
Keketatan: 2,56%
9. Bahasa Asing Terapan (D4)
Peminat tahun 2025: 1.687
Daya tampung tahun 2026: 45 kursi
Keketatan: 2,67%
10. Perencanaan Tata Ruang dan Pertahanan (D4)
Peminat tahun 2025: 1.620
Daya tampung tahun 2026: 45 kursi
Keketatan: 2,84%
Jurusan-jurusan di atas menunjukkan tingkat persaingan yang sangat tinggi, dengan keketatan di bawah 3%. Calon mahasiswa yang berminat harus mempersiapkan diri lebih matang, baik dari segi akademik maupun persyaratan tambahan. Sementara itu, jurusan dengan keketatan lebih tinggi memberi peluang lebih besar bagi pendaftar, namun tetap memerlukan persiapan yang serius.
Dengan data ini, calon mahasiswa dapat memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kesiapan mereka, serta memahami tingkat persaingan yang akan mereka hadapi di jalur SNBT 2026. Informasi ini juga membantu pihak kampus dalam merencanakan kuota dan strategi penerimaan mahasiswa baru.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
4 PTS Indonesia Masuk QS WUR 2027, BINUS Tertinggi
Tim PENS raih peringkat tiga di kompetisi satelit mini dunia
Prabowo siapkan 10 universitas kedokteran, dibantu langsung Imperial College London
Yatim Piatu Raih IPK 3,90, Wisudawan Terbaik Unair
Webinar Educativa Bantu Mahasiswa Kuasai Analisis Mediasi dan Moderasi
Warga Indonesia raih penghargaan Türkiye Alumni Awards 2026
Berita Terbaru
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
Bali Siapkan 3 Kawasan Surga Pajak, Pajak 0% Ditawarkan
Jokowi ke Lampung Jumat, Ajak Warga Foto Bersama
Sekretaris Dinas Bangkalan Tewas Misterius di Mobil Dinas Bandara
Resep Asem-asem Daging Demak, Kuah Bening Segar untuk Lauk Beda
Puncak HUT Jakarta 499 Digelar di Bundaran HI 27 Juni
