18 Anak Kobra Muncul dari Lubang Rumah di Demak

Yuli S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
18 Anak Kobra Muncul dari Lubang Rumah di Demak

Gambar atau konten salah?

Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Dukuh Karangturi, Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak. Dari sebuah lubang di sudut rumah warga, muncul belasan anak ular kobra. Pemilik rumah, Lia Lutfiana (31), langsung menghubungi pemadam kebakaran setelah adiknya menemukan seekor ular dan sisik ular di lokasi tersebut.

"Saya posisi tidak di rumah, (tetapi rumah) masih (ditempati). Tadinya (adik) nemu anakan ular satu sama sisik ular, lalu saya panggil damkar," kata Lia saat dimintai konfirmasi pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Kabid Linmas Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Endra Toga Perdana, menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung dari pukul 13.30 hingga 15.30 WIB. Rumah tersebut tidak langsung menempel ke tanah, melainkan memiliki lantai papan kayu dengan lubang halus yang mengarah ke bawah. "Kemungkinan kan sudah dianalisa itu bukan yuyu, ini dipastikan ular," ujar Toga.

Saat tiga personel damkar tiba di lokasi, mereka segera menyiramkan bensin ke dalam lubang. Langkah ini membuat belasan anak ular kobra keluar dari persembunyiannya. "Teman-teman tuh langsung menumpahkan bensin di dalam lubang itu, terus ular-ulare tuh keluar semua sing kecil. Jenisnya kobra, tadi ada sampai 18 ekor," ujar Toga.

Namun, induk ular kobra belum ditemukan. "Cuman indukannya belum keluar. Kita enggak bisa langsung, kan harus bongkar soale nek sampai bawah, makanya kan dituangin bensin dulu. Indukannya belum ditemukan," tambahnya.

Dalam proses evakuasi, salah satu petugas damkar sempat digigit anak ular kobra. Beruntung, bisa ular tersebut tidak sempat masuk ke tubuh petugas. "Petugas kan evakuasi ular banyak ya, ada yang kecatok itu ya cuman enggak fatal. Kayak nucup gitu loh, digigit tapi bisanya enggak masuk," ungkap Toga.

Belasan ular yang berhasil dievakuasi kini diamankan di Pos Damkar Karangawen. Untuk pencarian induk ular, petugas akan menunggu laporan dari warga jika melihat keberadaannya. "Ularnya sekarang ada di Pos Karangawen. Memang kita untuk evakuasi ular, kan ular yang ditangkap itu belum ada tempat penangkaran," ucap Toga. "Kalau untuk yang itu (indukan) ya tetep nunggu aduan dari pemilik, nanti kalau melihat indukan baru nanti kita eksekusi lagi," imbuhnya.

Lia Lutfiana mengaku terkejut saat mengetahui jumlah anak ular kobra yang muncul hampir mencapai 20 ekor. "Barangkali ketemu induknya, ternyata banyak anaknya. (Indukannya) belum (ditemukan)," ungkap Lia.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kawasan pemukiman di Demak masih memiliki risiko kemunculan ular berbisa, terutama di rumah-rumah dengan struktur lantai kayu yang memiliki celah ke bawah. Tim damkar terus siaga menunggu laporan lanjutan jika induk ular kobra kembali muncul.

ular kobraevakuasipemadam kebakaranDemakanak ularinduk ularrumah wargaberbisa

Komentar

Memuat komentar...