19 Juni 2026: 4 Muharram 1448 H, Tertulis Kementerian Agama

Fajar H. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
19 Juni 2026: 4 Muharram 1448 H, Tertulis Kementerian Agama

Gambar atau konten salah?

19 Juni 2026 jatuh pada hari Jumat. Banyak orang bertanya, “Berapa tanggal Hijriah hari ini?” Jawabannya dapat ditemukan dengan mengonversi kalender Masehi ke kalender Hijriah. Penanggalan Hijriah dan Masehi menggunakan sistem perhitungan yang berbeda, sehingga konversi diperlukan agar umat Islam dapat menyesuaikan ibadah dan peristiwa keagamaan.

Menurut konversi yang disusun oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 19 Juni 2026 bersamaan dengan tanggal 4 Muharram 1448 H. Bulan Juni 2026 menempati dua bulan Hijriah, yaitu Dzulhijjah dan Muharram. Berikut rincian kalender Hijriah sepanjang bulan Juni 2026:

  • 01 Juni 2026: 15 Dzulhijah 1447 H
  • 02 Juni 2026: 16 Dzulhijah 1447 H
  • 03 Juni 2026: 17 Dzulhijah 1447 H
  • 04 Juni 2026: 18 Dzulhijah 1447 H
  • 05 Juni 2026: 19 Dzulhijah 1447 H
  • 06 Juni 2026: 20 Dzulhijah 1447 H
  • 07 Juni 2026: 21 Dzulhijah 1447 H
  • 08 Juni 2026: 22 Dzulhijah 1447 H
  • 09 Juni 2026: 23 Dzulhijah 1447 H
  • 10 Juni 2026: 24 Dzulhijah 1447 H
  • 11 Juni 2026: 25 Dzulhijah 1447 H
  • 12 Juni 2026: 26 Dzulhijah 1447 H
  • 13 Juni 2026: 27 Dzulhijah 1447 H
  • 14 Juni 2026: 28 Dzulhijah 1447 H
  • 15 Juni 2026: 29 Dzulhijah 1447 H
  • 16 Juni 2026: 01 Muharam 1448 H
  • 17 Juni 2026: 02 Muharam 1448 H
  • 18 Juni 2026: 03 Muharam 1448 H
  • 19 Juni 2026: 04 Muharam 1448 H
  • 20 Juni 2026: 05 Muharam 1448 H
  • 21 Juni 2026: 06 Muharam 1448 H
  • 22 Juni 2026: 07 Muharam 1448 H
  • 23 Juni 2026: 08 Muharam 1448 H
  • 24 Juni 2026: 09 Muharam 1448 H
  • 25 Juni 2026: 10 Muharam 1448 H
  • 26 Juni 2026: 11 Muharam 1448 H
  • 27 Juni 2026: 12 Muharam 1448 H
  • 28 Juni 2026: 13 Muharam 1448 H
  • 29 Juni 2026: 14 Muharam 1448 H
  • 30 Juni 2026: 15 Muharam 1448 H

Kalender Hijriah beroperasi berdasarkan peredaran Bulan mengitari Bumi, berbeda dengan kalender Masehi yang mengacu pada peredaran Bumi mengitari Matahari. Menyadur laman IAIN Tuban, kalender Masehi mendasarkan penghitungan pada peredaran Bumi mengitari Matahari, sementara kalender Hijriah mengacu pada peredaran Bulan mengitari Bumi. Karena acuan yang berbeda, jumlah hari dalam satu tahun tidak sama.

Dijelaskan oleh seorang ahli ilmu falak NU, KH Shofiyulloh, kalender Masehi dalam menyatakan panjang satu tahunnya didasarkan siklus tropis Matahari, yaitu 365,2222 hari. Dalam setahun dibagi menjadi 12 bulan. Februari terdiri dari 31 hari, Februari 28/29 hari, April 31 hari, April 30 hari, Mei 31 hari, Juni 30, Juli 31 hari, Agustus 31 hari, September 30 hari, Oktober 31 hari, Februari 30 hari, dan Februari 31 hari.

Kalender Masehi Gregori menambahkan aturan tahun kabisat: setiap empat tahun sekali ada tahun kabisat, kecuali tahun abad yang baru dianggap kabisat hanya bila habis dibagi 400 tahun. Sementara pada kalender Hijriah, panjang satu tahunnya berdasarkan 12 kali siklus sinodis bulan atau 12 kali fase bulan yang sama/hilal. Siklus sinodis Bulan bervariasi, rata-ratanya 29,53 hari. Sehingga umur Bulan dalam satu bulan Hijriah terkadang 29 hari, terkadang 30 hari. Tidak tentu, tergantung apakah saat tanggal 29 hilal terlihat atau tidak. Akibatnya, dalam setahun umur harinya terkadang 354 hari dan terkadang 355 hari.

Dengan pemahaman ini, orang dapat menyesuaikan jadwal ibadah dan peristiwa penting. Mengetahui bahwa 19 Juni 2026 adalah 4 Muharram 1448 H membantu umat Islam menyiapkan aktivitas keagamaan pada hari tersebut. Informasi konversi ini dapat diakses melalui sumber resmi kementerian, sehingga tidak perlu ragu tentang keakuratan tanggal.

Perbedaan antara kalender Masehi dan Hijriah tidak hanya terletak pada jumlah hari, tetapi juga pada cara perhitungan bulan. Kalender Masehi bersifat solar, sedangkan kalender Hijriah bersifat lunar. Hal ini menjelaskan variasi tanggal yang seringkali membuat perencanaan keagamaan menjadi lebih rumit bagi yang tidak memahami konversi. Dengan menggunakan panduan konversi yang ada, umat dapat menjalankan ibadah sesuai dengan tanggal yang tepat.

Kalender HijriahKalender MasehiKonversi tanggal4 Muharram 1448 H19 Juni 2026Kementerian AgamaPerhitungan lunarPerhitungan solar

Komentar

Memuat komentar...