19 Sekolah Rakyat Jawa Timur Terbuka 2026/27 1.000 Siswa

Dian P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 172 dibaca
Bisik.id
19 Sekolah Rakyat Jawa Timur Terbuka 2026/27 1.000 Siswa

Gambar atau konten salah?

Surabaya – Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Timur akan membuka pintunya bagi calon murid untuk tahun ajaran 2026/2027. Rencana ini menargetkan ribuan siswa yang akan bergabung di sekolah rakyat di provinsi tersebut.

“Ada sekitar 19 Sekolah Rakyat yang nantinya akan permanen beroperasi di Jatim pada tahun ajaran 2026/2027. Saat ini bangunan permanennya dalam proses pembangunan oleh Kementerian PU,” kata Kadinsos Jatim Restu Novi Widiani pada hari Minggu, 19 April 2026.

“Insyaallah 19 Sekolah Rakyat yang sedang pembangunan permanen akan menerima masing-masing sekitar 1.000 siswa,” tambahnya.

Ke-19 lokasi SR tersebar di berbagai kabupaten dan kota, termasuk Surabaya, Sampang, Kediri, Gresik, Ngawi, Malang, Banyuwangi, Jember, Nganjuk, Tuban, Madiun, Pacitan, Blitar, Jombang, Pasuruan, dan Trenggalek. Dari 19 daerah itu, beberapa belum memiliki SR yang beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026, seperti Sampang, Ngawi, Nganjuk, Blitar, Kediri, dan Madiun. Pembangunan SR di daerah-daerah tersebut sedang dikebut oleh Kementerian PU.

“Jadi saat ini kan sekolah rakyat yang sudah merintis untuk tahun ajaran 2025/2026 masih meminjam bangunan dari pemprov, ada juga dari pemkab-pemkot dan universitas. Untuk tahun ajaran depan sudah disiapkan bangunannya,”

Proses pendaftaran dimulai ketika keluarga calon siswa menghubungi atau mengunjungi Dinas Sosial Kabupaten/Kota setempat. Kriteria utama adalah keluarga harus masuk desil satu atau dua berdasarkan data Kemensos dan BPS. Jika keluarga tidak terdaftar di desil satu atau dua namun tidak mampu menyiapkan pendidikan bagi anaknya, tim Kemensos bersama BPS akan turun langsung ke alamat keluarga tersebut untuk survei. “Syaratnya, keluarga calon siswa harus masuk desil satu dan desil dua berdasar data Kemensos dan BPS. Apabila keluarga itu tidak terdaftar di desil satu dan dua, namun tidak mampu untuk mensekolahkan anaknya, maka tim Kemensos bersama BPS akan turun survei langsung ke alamat keluarga yang bersangkutan. Karena yang menentukan desil satu atau dua dari BPS,”

Para siswa SR akan menerima pendidikan gratis dan berkualitas. Semua kebutuhan dasar, termasuk asrama dan kebutuhan sehari-hari, ditanggung pemerintah. “Siswa di sekolah rakyat akan mendapatkan pendidikan gratis dan berkualitas. Termasuk asrama dan kebutuhan sehari-hari ditanggung pemerintah.”

Selain itu, pemerintah menyiapkan guru agama untuk setiap SR. Setiap sekolah akan memiliki sekitar empat guru agama. “Selain itu, kami juga menyiapkan guru agama ke masing-masing sekolah rakyat yang ada di Jawa Timur. Di mana masing-masing sekolah rakyat akan ada sekitar empat guru,”

Dengan rencana pembangunan 19 sekolah dan kapasitas 1.000 siswa per sekolah, pemerintah berharap dapat meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga berpenghasilan rendah di Jawa Timur. Pembangunan bangunan permanen dan penyesuaian kriteria penerimaan menjadi langkah penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Sekolah RakyatJawa Timur19 SekolahPendidikan GratisDesilKementerian PUKemensosBPS

Komentar

Memuat komentar...