4.233 Mahasiswa Thailand Positif Cacing Hati Akibat Santap Somtam Mentah

Putri N. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
4.233 Mahasiswa Thailand Positif Cacing Hati Akibat Santap Somtam Mentah

Gambar atau konten salah?

Lebih dari 4.000 mahasiswa baru di Thailand dinyatakan positif terinfeksi cacing hati. Pemeriksaan kesehatan massal di wilayah Mahasarakham mengungkap fakta mengejutkan ini. Dari total 12.700 mahasiswa yang menjalani skrining, sekitar 4.233 orang terdeteksi membawa parasit tersebut.

Otoritas kesehatan setempat menduga kebiasaan makan somtam dan ikan mentah menjadi biang keroknya. Somtam adalah hidangan salad khas Thailand yang mencampur sayuran dengan ikan mentah dan bumbu-bumbu. Makanan ini sangat populer sebagai jajanan kaki lima. Banyak mahasiswa menjadikannya menu harian karena dianggap mengenyangkan dan menyegarkan.

Masalahnya bukan pada somtam itu sendiri, melainkan pada bahan bakunya. Pla ra, atau ikan fermentasi mentah yang sering digunakan dalam somtam, diduga menjadi sumber penularan. Meskipun melalui proses fermentasi, cara tersebut belum tentu mematikan larva parasit yang mungkin ada di dalam ikan.

Begitu seseorang memakan ikan air tawar mentah yang mengandung larva cacing hati, parasit itu akan masuk ke tubuh. Larva kemudian bergerak menuju saluran empedu dan berkembang menjadi cacing dewasa yang hidup di dalam hati. Pada tahap awal, banyak penderita tidak merasakan gejala apa pun. Namun infeksi yang dibiarkan bisa memicu demam, nyeri perut kanan atas, gangguan pencernaan, pembesaran hati, hingga peradangan saluran empedu.

Seorang pejabat setempat mengatakan, "Jika terbukti berasal dari pla ra (ikan fermentasi) mentah, maka perlu diterapkan langkah-langkah untuk mengendalikan proses produksi pla ra agar dilakukan secara higienis dan dimasak hingga matang, sehingga bebas dari parasit."

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah lama memperingatkan soal bahaya ini. Konsumsi ikan air tawar mentah disebut sebagai faktor utama penularan cacing hati di sejumlah negara Asia. Edukasi kepada masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, dinilai sebagai cara paling efektif untuk memutus rantai penularan.

Pemerintah Provinsi Mahasarakham kini bergerak. Mereka berencana meningkatkan pemeriksaan kesehatan rutin bagi mahasiswa. Selain itu, pedagang makanan akan diedukasi. Kampanye tentang pentingnya memasak ikan hingga matang juga akan digencarkan.

Para ahli mengingatkan bahwa infeksi cacing hati sebenarnya bisa diobati. Syaratnya, harus terdeteksi lebih awal. Semakin cepat diketahui, semakin besar kemungkinan kesembuhan.

Kasus ini menjadi pengingat. Makanan mentah memang punya penggemar. Tapi risikonya nyata. Bahan pangan yang tidak diolah dengan benar bisa membawa parasit yang menyerang organ vital. Hati, misalnya. Organ yang bekerja tanpa henti ini bisa menjadi sarang cacing hanya karena seporsi somtam yang tidak dimasak sempurna.

mahasiswa Thailandcacing hatisomtamikan mentahpla raskrining kesehatanedukasi masyarakat

Komentar

Memuat komentar...