5 Jajanan Kaki Lima Dunia yang Wajib Dicoba
Gambar atau konten salah?
Banyak wisatawan yang menjadikan makanan lokal sebagai tujuan utama saat berlibur ke luar negeri. Bukan hanya hidangan restoran berbintang, jajanan kaki lima juga punya daya tarik tersendiri. Menikmati kuliner lokal dianggap sebagai salah satu cara paling efektif untuk memahami budaya suatu negara.
Restoran mewah dengan menu autentik berbahan lokal musiman memang menggiurkan. Tapi jajanan kaki lima dari berbagai negara juga tidak kalah memanjakan lidah. Bahkan, makanan pinggir jalan ini merupakan komponen penting dalam dunia gastronomi global.
Selain harganya yang terjangkau, kuliner kaki lima cocok untuk semua kalangan. Makanan ini mudah ditemukan karena dijajakan di pinggir jalan dan pusat keramaian. Berikut lima jajanan kaki lima dari berbagai negara yang sayang untuk dilewatkan, seperti dilansir dari starinsider.com pada 1 Juli.
1. Currywurst Jerman
Jerman memiliki beragam jajanan kaki lima yang menggoda. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah currywurst, versi unik hot dog ala Jerman. Berbeda dengan sosis biasa yang diletakkan di dalam roti panjang, currywurst terbuat dari sosis bratwurst yang dipotong-potong. Potongan sosis ini kemudian disiram saus tomat berbumbu kari dan ditaburi bubuk kari.
Makanan ini lahir sebagai dampak Perang Dunia II. Herta Heuwer mencampur saus tomat dengan bubuk kari yang ia dapatkan dari tentara Inggris. Ia kemudian menciptakan makanan murah, lezat, dan mengenyangkan yang ditujukan bagi para pekerja yang membangun kembali kota yang hancur akibat perang. Currywurst menjadi simbol mentalitas masyarakat Jerman untuk bangkit dari keterpurukan pasca perang.
2. Bungeo-Ppang dari Korea Selatan
Dari Korea Selatan, ada jajanan kaki lima bernama bungeo-ppang yang berbentuk ikan. Adonan kue dituangkan ke dalam cetakan berbentuk ikan, mirip dengan alat pembuat wafel. Kata 'bungeo' berarti ikan mas dan 'ppang' berarti roti. Itulah asal usul penamaan kue ikan ini. Meskipun bentuknya menyerupai ikan, kue ini sama sekali tidak mengandung unsur ikan.
Bungeoppang sering dianggap bersaudara dengan kuliner Jepang, taiyaki. Kue ini pertama kali muncul di Korea sekitar tahun 1930-an. Bungeoppang dan taiyaki sama-sama dipanggang dalam cetakan berbentuk ikan. Namun, bungeoppang memiliki isian yang lebih sederhana, seperti kacang merah. Sementara taiyaki memiliki isian yang lebih padat dan beragam, mulai dari cokelat hingga bacon. Makanan ini tidak mudah ditemukan di restoran. Untuk membeli bungeoppang, Anda harus menjelajahi jajanan kaki lima di Korea.
3. Asinan Indonesia
Di tengah beragamnya kuliner kaki lima Nusantara, asinan termasuk jajanan yang wajib dicoba wisatawan. Makanan ini sering dijajakan menggunakan gerobak dorong di pinggir jalan, dijajakan keliling, hingga di emperan toko. Hidangan ini terdiri dari buah-buahan dan sayuran yang diawetkan melalui proses pengasaman, dengan cara direndam dalam larutan garam atau cuka. Hasilnya, asinan memiliki cita rasa asam, manis, dan segar.
Ada beberapa variasi asinan yang populer di Indonesia. Mulai dari asinan Betawi yang berbahan dasar sawi putih, campuran sayuran lain, tahu, kerupuk, dan mie kuning, lalu disiram dengan bumbu kacang kental. Ada juga asinan Bogor yang isiannya buah, sayur, atau campuran, lalu disiram dengan kuah bening kemerahan.
4. Stinky Tofu China
Stinky tofu atau tahu busuk mungkin terdengar mengerikan. Namun, makanan ini sangat populer di kalangan masyarakat lokal China, Hong Kong, dan Taiwan. Asalnya memang dari China, dan di negara asalnya disebut ChouDoufu. Stinky tofu terbuat dari olahan tahu yang difermentasi. Bau busuk yang menyengat merupakan hasil dari proses fermentasi tersebut. Banyak yang menyebut aromanya seperti kaos kaki basah.
Stinky tofu kemudian populer hingga ke Taiwan dan banyak dijual oleh pedagang kaki lima. Jajanan ini dapat diolah dengan berbagai cara, bisa digoreng, ditumis, atau dikukus. Biasanya ditambah juga dengan kol, bawang putih, dan saus pedas. Meskipun memiliki aroma menyengat, stinky tofu dikenal kaya akan nutrisi. Dikutip dari Dr. Health Benefit, tahu ini tinggi protein dan rendah lemak. Jika dikonsumsi rutin, stinky tofu bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
5. Banana Cue Filipina
Kalau di Indonesia ada hidangan pisang goreng atau pisang bakar, di Filipina ada jajanan bernama banana cue. Nama 'cue' adalah singkatan dari barbeque. Istilah ini digunakan karena cara penyajian pisang yang ditusuk menggunakan tusukan bambu, mirip dengan sate daging. Jajanan kaki lima ini dibuat menggunakan pisang saba yang digoreng dengan balutan gula merah karamel.
Camilan manis ini biasanya disajikan di atas tusukan sate bambu, menjadikannya makanan jajanan praktis dan mengenyangkan. Karena digoreng dengan lapisan gula merah, banana cue memiliki tekstur meleleh dan terkaramelisasi, membentuk lapisan lengket yang renyah di luar.
Kelima jajanan kaki lima ini menunjukkan bagaimana makanan sederhana bisa menjadi bagian penting dari identitas budaya suatu negara. Dari currywurst yang lahir dari masa sulit pasca perang hingga bungeoppang yang menjadi camilan khas Korea, setiap hidangan memiliki cerita dan sejarahnya sendiri. Makanan-makanan ini juga membuktikan bahwa kenikmatan kuliner tidak selalu harus datang dari restoran mahal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
