ANOA Token Rilis PickMe, Platform Web3 untuk Uji Coba Game

Sinta R. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
ANOA Token Rilis PickMe, Platform Web3 untuk Uji Coba Game

Gambar atau konten salah?

Para pengembang game di Indonesia punya masalah yang sama. Bukan cuma soal bikin gamenya, tapi juga mencari pemain yang mau mencoba dan memberi masukan sebelum game itu resmi dirilis. Ini bukan perkara sepele. Tanpa umpan balik dari pemain, kualitas game bisa kurang optimal.

ANOA Token melihat celah ini. Mereka meluncurkan PickMe, sebuah platform berbasis Web3 yang mempertemukan pengembang game dengan komunitas gamer. Lewat platform ini, developer bisa memperkenalkan konsep permainan, membagikan perkembangan proyek, menerima ulasan, dan mendapatkan masukan langsung dari calon pemain. ANOA percaya bahwa melibatkan komunitas sejak awal pengembangan bisa meningkatkan kualitas dan peluang game lokal untuk berkembang.

Peluncuran PickMe adalah bagian dari roadmap Phase 4 ANOA. Fokusnya memperkuat ekosistem Web3 gaming di Indonesia. Caranya? Dengan meningkatkan utilitas, partisipasi komunitas, dan kolaborasi antara developer dengan pemain.

"PickMe kami siapkan sebagai ruang baru bagi developer dan komunitas untuk saling terhubung. Kami ingin membangun ekosistem di mana ide, feedback, dan partisipasi komunitas bisa menjadi bagian penting dari pertumbuhan game lokal," kata Web3 Lead ANOA, Mrpunk, dalam siaran pers pada Minggu, 12 Juli 2026.

PickMe berbeda dari platform distribusi game biasa. Di sini, komunitas tidak hanya jadi pengguna akhir. Mereka ikut terlibat dalam proses pengembangan melalui masukan dan diskusi. Konsep ini diharapkan bisa memperkuat hubungan antara kreator dan pemain. Juga mendorong lahirnya lebih banyak game buatan Indonesia.

Sebelum membangun infrastruktur Web3, ANOA sudah lebih dulu menjangkau komunitas gaming Web2. Salah satunya dengan mendukung turnamen esports IESPA yang digelar pada 5-6 Juni 2026. Langkah ini jadi pintu masuk untuk memperkenalkan konsep ekosistem digital yang lebih terbuka dan kolaboratif kepada komunitas gamer.

Selain PickMe, ANOA menjalankan program lain untuk memperkuat komunitas. Ada staking token dengan imbal hasil hingga 16% APY. Ada kampanye penghargaan lewat Zealy. Juga sesi diskusi dan edukasi rutin melalui AMA di Telegram dan X.

ANOA mengungkapkan tokennya memiliki total pasokan terbatas sebanyak 10 juta token. Pengembangan ekosistem akan difokuskan pada keberlanjutan komunitas, pengembangan platform, pemasaran, likuiditas, dan inovasi jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan industri Web3 gaming di Indonesia.

Perusahaan menegaskan informasi mengenai staking maupun token bukan merupakan ajakan berinvestasi. Pengguna tetap diimbau memahami risiko aset digital sebelum memutuskan untuk berpartisipasi dalam ekosistem tersebut.

Platform seperti PickMe mencoba menjembatani dua dunia: developer yang butuh penguji dan pemain yang ingin terlibat lebih awal. Keberhasilan konsep ini masih tergantung pada seberapa banyak komunitas yang mau berpartisipasi aktif. Tapi setidaknya, ada upaya untuk mengubah hubungan satu arah antara pembuat dan pemain game menjadi kolaborasi dua arah.

PickMeANOA Tokenpengembang gamekomunitas gamerWeb3umpan balikekosistem gaming

Komentar

Memuat komentar...