Anwar Tuntut Tindak Lanjut Terhadap Berita Palsu BBM

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 47 dibaca
Bisik.id
Anwar Tuntut Tindak Lanjut Terhadap Berita Palsu BBM

Gambar atau konten salah?

Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia, mengekspresikan kemarahannya terhadap penyebaran berita palsu mengenai kenaikan harga BBM. Menurutnya, tindakan tersebut menimbulkan kebingungan di kalangan publik.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghadapi krisis BBM global. “Saat situasi genting dan penuh tekanan, jangan sampai ada orang yang membuat berita bohong,” ujarnya. Pada 02 April 2024, ia menegaskan, “Kita bekerja dalam keadaan yang luar biasa, tapi ini tidak mungkin kelar karena orang‑orang yang terus berdusta, membenci, sabotaj dan khianat. Berapa banyak berita‑berita palsu tentang kenaikan harga minyak dan dasar‑dasar tidak benar?”

Data SKMM menunjukkan hampir 100 berita bohong tentang kenaikan harga BBM di Malaysia. Anwar terkejut dengan tujuan di balik fenomena tersebut. Ia menanyakan, “Kita tidak ada pilihan melainkan memohon pihak berkuasa, baik PDRM atau SKMM untuk mengambil tindakan. Karena dalam kasus ini, SMKM telah menghimpun 96 kandungan berita palsu mengenai harga minyak dan elektrik di media sosial. Tujuannya apa?”

Ia menilai bahwa rakyat susah, negara terancam, dan terpaksa mengambil tindakan akibat perang di kawasan lain. Namun, yang terus berlanjut adalah langkah khianat kepada negara dan rakyat dengan memberitakan cerita palsu.

Di kesempatan yang sama, Anwar mengungkapkan harga BBM RON 95 di Malaysia saat ini masih 1,99 ringgit atau Rp 8.500 per liter. Ia menegaskan bahwa bahan bakar tersebut masih mendapat subsidi dari pemerintah setempat.

Ia menutup pidatonya dengan seruan, “Jadi saya sekali lagi ingin menyeru, rakyat bisa memilih, menyaring berita dan mencari fakta yang betul, kemudian coba sama-sama memantau keadaan, simak dengan rapi dan mengambil langkah untuk menyelamatkan keluarga kita.”

Kesimpulannya, Anwar menegaskan pentingnya verifikasi informasi dan kewaspadaan publik dalam menghadapi berita palsu yang dapat menambah ketidakpastian harga BBM di tengah krisis energi global.

Anwar Ibrahimberita palsuBBMkrisis energi globalSKMMverifikasi informasi

Komentar

Memuat komentar...