BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Gambar atau konten salah?
Sebuah mobil listrik BYD berwarna hitam menabrak kaca gedung di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Selasa kemarin. Diduga, pengemudi salah menginjak pedal saat kejadian berlangsung.
AKP Joko Adi, Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, menyatakan bahwa insiden ini hanya menyebabkan kerusakan pada kaca gedung. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Mobil listrik itu dikemudikan oleh seorang sopir. Saat hendak berbelok, sopir bermaksud menginjak pedal rem. Namun, yang terjadi justru sebaliknya — ia menginjak pedal gas. Akibatnya, kendaraan melaju lebih kencang dan menghantam kaca gedung.
"Jadi, penyebab kecelakaannya itu mobil dikemudikan sama sopir, kemudian mobil itu matic. Pada saat menikung, bermaksud nginjek rem, ternyata yang diinjek gas, sehingga makin kencang dan menabrak area gedung itu," kata Joko.
Kecelakaan akibat salah injak pedal ini bukanlah hal baru. Sering kali, pengemudi berniat menginjak rem, tetapi malah menginjak gas. Mobil pun melaju kencang dan menabrak objek di depannya.
Agar tidak salah injak pedal lagi, pengemudi perlu memahami posisi kaki yang benar saat menyetir. Jusri Pulubuhu, praktisi keselamatan berkendara sekaligus instruktur dan pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menjelaskan caranya.
Posisi kaki kanan yang tepat adalah tumit bertumpu di lantai mobil. Saat ingin berpindah dari pedal gas ke pedal rem, cukup geser ujung kaki ke pedal rem. Tumit tetap menempel di lantai.
"Kaki kanan itu bertumpu pada tumit, waktu kita mau injak pedal rem, tinggal diubah saja kemiringannya sehingga tumit kita tetap bertumpu di floor. Karena kalau kaki kanan kita angkat full untuk menginjak rem, nanti akan over pressure bahkan roda depan akan mengunci (karena tekanan berlebih pada pedal rem)," kata Jusri.
Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), menambahkan bahwa sebelum berkendara, sebaiknya pengemudi mengenali dan memahami cara kerja serta operasional kendaraan.
"Khususnya salah injak pedal bisa dipelajari di awal, mana pedal dan fungsinya serta risiko-risikonya. Seperti, menginjak pedal gas harus dalam posisi duduk siap, posisi tumit ada di depan pedal dan menginjak pedal gasnya harus smooth serta clear area," jelas Sony.
Sony menekankan, posisi tumit seharusnya berada sejajar dengan pedal rem. Jika tumit sejajar dengan pedal gas, maka kaki pengemudi akan kesulitan mengoreksi ke pedal rem saat kaget atau tiba-tiba harus mengerem.
"Lebih baik ngeremnya sempurna dan ngegasnya nggak sempurna daripada sebaliknya," sebutnya.
Kecelakaan di SCBD ini menjadi pengingat bahwa kesalahan kecil seperti salah injak pedal bisa berakibat fatal. Memahami posisi kaki yang benar dan mengenali fungsi pedal sejak awal adalah langkah sederhana yang bisa mencegah insiden serupa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Warga China Beralih ke Taksi Listrik Imbas Harga BBM Naik
Sales Surabaya Tipu Pembeli, Minta Transfer ke Rekening Pribadi
Daftar Pelat Cantik 4 Angka: Harga Rp5-20 Juta
Berita Terbaru
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Messi Jadi Gravitasi di Atlanta, Martinez Pahlawan Argentina
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
BRI Buka Lowongan Kerja BBAP 2026
IHSG Bertahan di 6.000, Asing Beli Bersih Rp1 Triliun
6.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online