Appi Mundur, IAS Makin Yakin Jadi Ketua Golkar Sulsel
Gambar atau konten salah?
Ilham Arief Sirajuddin, yang dikenal dengan inisial IAS, kini semakin yakin akan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Golkar Sulawesi Selatan. Keyakinan ini muncul setelah Munafri 'Appi' Arifuddin, Wali Kota Makassar, memutuskan mundur dari pencalonan di Musyawarah Daerah (Musda) partai.
Menurut IAS, aklamasi bisa terjadi dalam dua situasi. Pertama, ketika ada lebih dari satu calon tetapi salah satunya mendapat dukungan di atas 50 persen plus satu suara. Kedua, ketika hanya satu orang yang mendaftar sebagai calon. Ia menyampaikan hal ini pada Rabu, 15 Juli 2026.
Meski optimistis, IAS tidak mau memaksakan kehendak. Ia menyerahkan keputusan akhir sepenuhnya kepada forum Musda. Termasuk soal apakah aklamasi benar-benar akan diterapkan atau tidak. "Insyaallah kami serahkan semuanya kepada forum Musda," tegasnya.
Armin Mustamin Toputiri, Koordinator Steering Committee (SC) Musda, juga angkat bicara soal mundurnya Appi. Menurutnya, jika nantinya hanya satu calon yang tersisa, keputusan aklamasi tetap harus melalui persetujuan forum. SC tidak punya hak untuk menetapkan sendiri.
"Soal aklamasi akan ditentukan forum, SC tidak punya wewenang menetapkan tanpa persetujuan forum. Jika cuma satu pendaftar tetap akan dimasukkan dalam forum. Jika ada calon mendapat dukungan 50+1 maka akan ditawarkan untuk ditetapkan sebagai calon aklamasi," jelas Armin.
Sebelumnya, Appi memutuskan batal maju sebagai calon ketua Golkar Sulsel. Alasannya, ia tidak bisa memenuhi salah satu dari 13 persyaratan pendaftaran. Zulkarnain Arif, Ketua Golkar Takalar, mengungkapkan bahwa Appi tidak mengembalikan formulir pendaftaran karena terganjal satu poin tertentu.
"Pak Appi tidak kembalikan formulir karena ada poin yang tidak dia miliki," ujar Zulkarnain pada Rabu, 15 Juli.
Poin yang dimaksud adalah kewajiban bagi bakal calon untuk melampirkan fotokopi sertifikat atau piagam yang diterbitkan oleh Golkar. Zulkarnain tidak yakin apakah poin ini merupakan persyaratan tambahan yang dibuat panitia atau bukan. "Di poin 7. Apakah persyaratan tambahan yang dibuat panitia, saya tidak tahu," jelasnya.
Musda XI Golkar Sulsel 2026 akan menjadi forum yang menentukan. Dengan hanya satu calon yang tersisa, keputusan aklamasi masih harus melewati persetujuan peserta forum. Semua tergantung pada dinamika yang terjadi di dalam ruang musyawarah nanti.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jadwal Bansos Juli 2026: PKH, BPNT, dan Bantuan Beras Cair
Warga Boltim Ramai-ramai Gali Emas di Lahan Perkebunan
Nelayan Diseret Buaya Saat Memanah Ikan di Pasangkayu
BPBD Pinrang Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Appi Batal Maju Musda Golkar, Pamit Usai Umrah
Appi Batal Maju Ketua Golkar Sulsel karena Syarat Tak Lengkap
Berita Terbaru
Appi Mundur, IAS Makin Yakin Jadi Ketua Golkar Sulsel
Jalan Padabeunghar: Anggaran Rp54 M, Tapi Rusak Lagi
TUKS Petrokimia Gresik Raih Pelabuhan Terbaik Nasional
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Satpol PP Sumedang Bongkar 10 Bangunan Liar
Inggris vs Argentina Berebut Tiket Final Piala Dunia
Messi Catat 63% Kemenangan Lawan Tim Eropa di Piala Dunia
Deschamps Tiga Kali Kalah Beruntun dari Spanyol
