Appi Mundur, IAS Makin Yakin Jadi Ketua Golkar Sulsel

Rizki W. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Appi Mundur, IAS Makin Yakin Jadi Ketua Golkar Sulsel

Gambar atau konten salah?

Ilham Arief Sirajuddin, yang dikenal dengan inisial IAS, kini semakin yakin akan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Golkar Sulawesi Selatan. Keyakinan ini muncul setelah Munafri 'Appi' Arifuddin, Wali Kota Makassar, memutuskan mundur dari pencalonan di Musyawarah Daerah (Musda) partai.

Menurut IAS, aklamasi bisa terjadi dalam dua situasi. Pertama, ketika ada lebih dari satu calon tetapi salah satunya mendapat dukungan di atas 50 persen plus satu suara. Kedua, ketika hanya satu orang yang mendaftar sebagai calon. Ia menyampaikan hal ini pada Rabu, 15 Juli 2026.

Meski optimistis, IAS tidak mau memaksakan kehendak. Ia menyerahkan keputusan akhir sepenuhnya kepada forum Musda. Termasuk soal apakah aklamasi benar-benar akan diterapkan atau tidak. "Insyaallah kami serahkan semuanya kepada forum Musda," tegasnya.

Armin Mustamin Toputiri, Koordinator Steering Committee (SC) Musda, juga angkat bicara soal mundurnya Appi. Menurutnya, jika nantinya hanya satu calon yang tersisa, keputusan aklamasi tetap harus melalui persetujuan forum. SC tidak punya hak untuk menetapkan sendiri.

"Soal aklamasi akan ditentukan forum, SC tidak punya wewenang menetapkan tanpa persetujuan forum. Jika cuma satu pendaftar tetap akan dimasukkan dalam forum. Jika ada calon mendapat dukungan 50+1 maka akan ditawarkan untuk ditetapkan sebagai calon aklamasi," jelas Armin.

Sebelumnya, Appi memutuskan batal maju sebagai calon ketua Golkar Sulsel. Alasannya, ia tidak bisa memenuhi salah satu dari 13 persyaratan pendaftaran. Zulkarnain Arif, Ketua Golkar Takalar, mengungkapkan bahwa Appi tidak mengembalikan formulir pendaftaran karena terganjal satu poin tertentu.

"Pak Appi tidak kembalikan formulir karena ada poin yang tidak dia miliki," ujar Zulkarnain pada Rabu, 15 Juli.

Poin yang dimaksud adalah kewajiban bagi bakal calon untuk melampirkan fotokopi sertifikat atau piagam yang diterbitkan oleh Golkar. Zulkarnain tidak yakin apakah poin ini merupakan persyaratan tambahan yang dibuat panitia atau bukan. "Di poin 7. Apakah persyaratan tambahan yang dibuat panitia, saya tidak tahu," jelasnya.

Musda XI Golkar Sulsel 2026 akan menjadi forum yang menentukan. Dengan hanya satu calon yang tersisa, keputusan aklamasi masih harus melewati persetujuan peserta forum. Semua tergantung pada dinamika yang terjadi di dalam ruang musyawarah nanti.

aklamasiGolkar SulselIlham Arief SirajuddinMusdamundurAppi Arifuddinpersyaratan

Komentar

Memuat komentar...