Messi Catat 63% Kemenangan Lawan Tim Eropa di Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Lionel Messi kembali berhadapan dengan ujian besar di Piala Dunia 2026. Jika ingin membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia, ia harus melewati dua tim Eropa. Langkah pertama adalah menghadapi Inggris di semifinal. Bila menang, Argentina akan bertemu Spanyol di partai puncak. Pertanyaannya, bagaimana catatan Messi saat melawan tim-tim Eropa di Piala Dunia?
Sejak debut di Piala Dunia 2006, Messi sudah 19 kali berhadapan dengan negara-negara Eropa di ajang empat tahunan tersebut. Menurut data yang dihimpun, sebagian besar pertandingan itu berakhir dengan kemenangan. Dari 19 laga, Messi mencatatkan 12 kemenangan. Tiga di antaranya diraih lewat adu penalti. Selain itu, ia dua kali bermain imbang dan lima kali menelan kekalahan. Satu kekalahan terjadi melalui adu penalti.
Jika menghitung kemenangan termasuk yang lewat adu penalti, persentase kemenangan Messi saat melawan wakil Eropa di Piala Dunia mencapai sekitar 63 persen. Tapi perjalanannya tidak selalu mulus. Beberapa lawan menjadi momok tersendiri.
Jerman adalah lawan yang paling sulit ditaklukkan. Dalam tiga pertemuan di Piala Dunia, Messi tidak pernah mampu membawa Argentina menang. Pada perempatfinal 2006, Argentina kalah lewat adu penalti. Empat tahun kemudian, di perempatfinal 2010, mereka dibantai 0-4. Puncaknya, di final Piala Dunia 2014, Argentina takluk 0-1 lewat gol Mario Goetze.
Belanda juga kerap menyulitkan. Tiga pertemuan selalu berakhir imbang setelah 90 menit. Namun, Argentina berhasil lolos melalui adu penalti pada semifinal 2014 dan perempatfinal 2022. Sementara duel fase grup Piala Dunia 2006 berakhir tanpa gol.
Messi juga belum pernah mengalahkan Prancis dalam waktu normal. Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti usai bermain imbang 3-3. Namun sebelumnya, mereka kalah 3-4 dari Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Melawan Kroasia, catatan Messi adalah satu kemenangan dan satu kekalahan. Argentina kalah 0-3 pada fase grup 2018. Lalu mereka membalas dengan kemenangan 3-0 di semifinal Piala Dunia 2022.
Di luar itu, Messi selalu menang saat menghadapi Polandia, Yunani, Bosnia-Herzegovina, Belgia, Swiss, dan Austria. Ia juga pernah bermain imbang melawan Islandia pada fase grup Piala Dunia 2018.
Tak hanya soal kemenangan, Messi juga tampil produktif. Pemain berusia 39 tahun itu telah mengemas delapan gol dan tujuh assist melawan negara-negara Eropa di Piala Dunia. Penampilan terbaiknya terjadi pada final Piala Dunia 2022 saat mencetak dua gol ke gawang Prancis. Selain itu, ia juga pernah mencatat gol dan assist dalam satu pertandingan saat menghadapi Belanda, Kroasia, serta Serbia dan Montenegro.
Sekarang, tantangan berikutnya datang dari Inggris. Jika mampu membawa Argentina menang, Messi berpeluang menambah catatan apiknya sekaligus mengantar Albiceleste ke final Piala Dunia 2026. Spanyol sudah menanti di sana.
Rekor Messi melawan tim Eropa di Piala Dunia cukup solid. Dari 19 pertandingan, ia mencatat 12 kemenangan (termasuk tiga lewat adu penalti), dua imbang, dan lima kalah. Golnya delapan, assist tujuh. Angka-angka ini menunjukkan bahwa meski ada lawan yang sulit, Messi tetap menjadi ancaman serius bagi tim-tim Eropa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
