Arhan Lulus Sarjana di Udinus, Tetap Fokus Sepak Bola

Jaka M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Arhan Lulus Sarjana di Udinus, Tetap Fokus Sepak Bola

Gambar atau konten salah?

Semarang – Seorang pemain sepak bola nasional, Pratama Arhan, menorehkan berita baik dengan meraih gelar sarjana setelah mengikuti wisuda di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Wisuda ke-87 Udinus berlangsung di Hotel Patra Convention, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang pada 29 April 2026. Arhan keluar dari ballroom masih mengenakan toga, dan ia diabadikan bersama orang tua wisudawan dalam foto.

“Alhamdulillah tentunya saya sangat senang bisa lulus dan dapat ijazah blokchain juga, tentunya buat saya suatu kebanggaan,” kata Arhan usai diwisuda, 29 April 2026.

Ia menambahkan, “Tentu sangat happy sih, sangat mengesankan buat saya, membanggakan. (Wisuda ditemani siapa?) Ada keluarga saya,” lanjutnya.

Arhan adalah mahasiswa Program Sarjana Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Udinus, angkatan 2020. Ia mengakui kesulitan menuntaskan pendidikan sambil menyeimbangkan jadwal latihan dan pertandingan sepak bola profesional.

“Pasti banyak halangan, karena kan memang membagi waktunya agak sedikit susah karena saya harus ke Timnas, terus tim saya juga di luar negeri. Jadi saya kesusahan membagi waktu,” ungkapnya.

Meski begitu, ia berencana melanjutkan studi S2 di kampus yang sama. “Saya akan mengambil beasiswa juga di Udinus tentunya. Saya mau ambil jurusan Ilmu Komunikasi,” jelasnya.

Namun, ia tidak akan langsung melanjutkan kuliah S2. “Mungkin saya akan break dulu, rest dulu, karena mau finishing season dulu, karena liga masih jalan. Mungkin saya akan fokus dulu, baru nanti daftar lagi. Mungkin (targetnya) akhir tahun,” tambahnya.

Arhan menegaskan bahwa dukungan dari timnya sangat membantu. “Tapi alhamdulillah juga pihak Udinus juga ngasih kelonggaran juga buat saya ada daring. Jadi saya lebih tenang. Tim juga sangat suportif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak generasi muda, termasuk rekan-rekannya sesama pesepakbola, untuk tetap menempuh pendidikan tinggi. “Buat teman‑teman yang mau lanjut S2 Ilmu Komunikasi langsung saja daftar bersama saya,” pesannya.

Keberhasilan Arhan menunjukkan bahwa kombinasi karier profesional dan pendidikan tinggi dapat dicapai dengan manajemen waktu yang baik serta dukungan dari lingkungan sekitar.

Pratama ArhanWisudaUniversitas Dian NuswantoroSepak BolaPendidikan TinggiManajemen WaktuBeasiswaIlmu Komunikasi

Komentar

Memuat komentar...