AS Izinkan Ukraina Produksi Rudal Patriot

Maya K. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
AS Izinkan Ukraina Produksi Rudal Patriot

Gambar atau konten salah?

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa negaranya akan memberikan izin kepada Ukraina untuk memproduksi rudal pencegat Patriot. Keputusan ini diambil setelah Ukraina melakukan lobi selama lebih dari enam bulan. Pengumuman tersebut disampaikan Trump saat berdampingan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam KTT NATO di Ankara.

Trump menyatakan bahwa Washington akan memberikan hak kepada Kyiv untuk memproduksi rudal pertahanan udara jarak jauh ini. Rudal Patriot sendiri telah berulang kali diminta oleh Ukraina untuk melindungi kota-kota dan jaringan energi mereka dari serangan Rusia. "Kami akan menunjukkan kepada mereka cara melakukannya," ujar Trump. Ia mengakui bahwa sistem Patriot sangat kompleks, tetapi yakin Ukraina akan cepat memahami kerumitan tersebut.

Sebelumnya, Kyiv telah meminta izin kepada AS selama lebih dari setengah tahun untuk memproduksi rudal pencegat Patriot di dalam negeri. Namun, permintaan itu selalu ditolak oleh Washington. Trump menilai bahwa gagasan produksi berlisensi ini akan menjawab kritik yang menyebut AS tidak memasok cukup sistem pertahanan udara kelas atas. "Dengan cara ini, Anda tidak bisa lagi mengeluh bahwa kami tidak memberikan jumlah yang cukup dan sebagai gantinya, buatlah sendiri," katanya.

Meski demikian, Trump mengisyaratkan bahwa produsen AS yang terlibat belum diberi tahu mengenai rencana ini. "Kami belum memberi tahu pihak perusahaan tentang hal tersebut, tetapi semuanya akan berjalan lancar. Saya yakin mereka akan sangat senang," tambahnya.

Sistem Patriot buatan AS tetap menjadi satu-satunya pertahanan efektif Ukraina untuk menghadapi rudal balistik. Namun, para pejabat mengatakan bahwa pasokan rudal pencegat kini menipis ke tingkat yang kritis. Rudal Patriot diproduksi di AS oleh Raytheon dan Lockheed Martin. Sistem ini banyak diandalkan oleh sekutu AS, termasuk negara-negara di kawasan Teluk, serta Ukraina.

Perang yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran telah menguras hampir sepertiga dari total persediaan global rudal pencegat Patriot. Menurut beberapa perkiraan, negara-negara Teluk secara kolektif telah menembakkan lebih dari 1.100 rudal tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Sementara itu, menurut Zelenskyy, Lockheed Martin memproduksi sekitar 600 rudal pencegat per tahun, atau sekitar 60-65 unit per bulan. Sebagai perbandingan, para pejabat Ukraina mengungkapkan bahwa Rusia memproduksi sekitar 120 rudal balistik setiap bulannya, bersama dengan sistem persenjataan lainnya.

Sistem pertahanan udara Patriot terdiri dari beberapa komponen, yaitu radar, stasiun kontrol, stasiun peluncuran, antena komunikasi, dan rudal intersepsi. Sistem ini dibekali dengan rudal intersepsi PAC-2 yang dirancang untuk meledak di dekat misil target, serta PAC-3 yang dirancang untuk menghancurkan misil target di udara. Patriot memiliki kemampuan deteksi ancaman rudal dalam jarak 150 kilometer dan dapat melacak 500 target dalam waktu bersamaan. Rudal ini juga dapat mengintersepsi rudal dalam jarak 20 kilometer.

Keputusan AS untuk memberikan lisensi produksi ini menandai perubahan signifikan dalam dukungan militer ke Ukraina. Meskipun Trump optimis, masih ada pertanyaan mengenai kesiapan produsen dan kemampuan Ukraina untuk memproduksi sistem yang rumit ini. Kebutuhan Ukraina akan rudal pencegat sangat mendesak, mengingat produksi rudal Rusia yang jauh lebih tinggi setiap bulannya.

TrumpUkrainarudal PatriotproduksilisensiASpertahanan udara

Komentar

Memuat komentar...