FBI Selidiki AFA, Dana Rp 5,5 Triliun
Gambar atau konten salah?
Federasi Sepak Bola Argentina, yang dikenal dengan nama Asociación del Fútbol Argentino (AFA), tengah menjadi sorotan tajam. Lembaga ini dilaporkan sedang dalam pemeriksaan oleh Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat dan jaksa federal di negara tersebut. Fokus investigasi ini adalah dugaan pencucian uang dan penipuan bank yang melibatkan transaksi bernilai sangat besar, yakni lebih dari USD 300 juta. Jika dikonversi ke dalam mata uang Rupiah, jumlah tersebut setara dengan sekitar Rp 5,5 triliun.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh media Miami New Times. Menurut laporan tersebut, jaksa federal di wilayah Florida Selatan saat ini sedang menelusuri aliran dana yang dimiliki oleh AFA. Aliran dana tersebut diduga melewati sebuah perusahaan yang berbasis di Florida, bernama TourProdEnter LLC. Perusahaan ini disebut-sebut memiliki peran dalam mengelola operasi komersial AFA di Amerika Serikat. Operasi itu mencakup berbagai sumber pendapatan, seperti sponsor dan hak siar media.
Jumlah dana yang menjadi perhatian penyidik sangatlah fantastis, mencapai lebih dari USD 300 juta. Sebagian dari transaksi-transaksi ini diduga mengalir melalui beberapa bank besar yang beroperasi di Amerika Serikat. Bank-bank tersebut antara lain adalah Citibank, Bank of America, JPMorgan, dan PNC Bank. Keberadaan bank-bank ini dalam aliran dana menunjukkan skala dan kompleksitas transaksi yang sedang diselidiki.
Penting untuk dicatat bahwa penyelidikan ini masih berada pada tahap awal. Hingga saat ini, belum ada dakwaan resmi yang diajukan. Belum ada pula penangkapan yang dilakukan. Lebih penting lagi, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang yang menyatakan bahwa AFA atau pihak-pihak terkait lainnya telah terbukti melakukan pelanggaran hukum. Ini berarti proses hukum masih berjalan dan belum ada kesimpulan.
Nama Presiden AFA, Claudio "Chiqui" Tapia, juga ikut menjadi perhatian dalam berbagai laporan yang beredar. Namun, sama seperti kasusnya, belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi adanya tuduhan pidana yang secara personal ditujukan kepada Tapia. Semua masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan bukti.
Kasus ini menjadi semakin ramai diperbincangkan karena kemunculannya bertepatan dengan perjalanan Tim Nasional Argentina di ajang Piala Dunia 2026. Argentina, yang merupakan juara bertahan, masih menjadi salah satu pusat perhatian dunia. Mereka baru saja berhasil lolos ke fase gugur turnamen. Waktu yang bersamaan ini membuat banyak pihak bertanya-tanya tentang motif di balik munculnya investigasi tersebut.
Sebenarnya, ini bukanlah pertama kalinya AFA terseret dalam isu keuangan yang rumit. Pada bulan Desember 2025, kepolisian Argentina pernah melakukan penggerebekan di kantor pusat AFA dan sejumlah klub sepak bola. Penggerebekan itu dilakukan dalam rangka penyelidikan dugaan pencucian uang dan penggelapan pajak. Kasus tersebut berkaitan dengan perusahaan bernama Sur Finanzas.
Kabar investigasi ini langsung memicu reaksi besar di media sosial. Banyak warganet yang memberikan komentar, mulai dari yang serius hingga yang bernada satir. Sebagian besar mempertanyakan waktu munculnya investigasi yang bertepatan dengan Piala Dunia.
Seorang pengguna dengan akun @alldyspa berkomentar, "Hampir 5,5 triliun rupiah? Kasus segede ini pantesan sampe FBI yang turun tangan langsung. Berita bener-bener guncang dunia sepak bola sih." Komentar ini menunjukkan betapa besarnya skala kasus ini hingga melibatkan lembaga sekelas FBI.
Akun @rangkummin menambahkan, "Kalau beneran terbukti tuduhannya akan jadi kasus paling darderdor sepanjang 2026 sih kayanya. Dan kalau argentina juara pildun kali ini makin banyak aja omongan negatif ke squad la albiceleste." Pengguna ini mengaitkan kasus ini dengan potensi prestasi Argentina di Piala Dunia.
Sementara itu, @bassbuzz_ memberikan pandangan yang lebih umum, "FIFA dan kroni2nya memang kebyan drama. Sepakbola udh jadi industri Trilyunan Dollar, betting bola, dll semua cuan. Klo gak ada drama gak seru." Komentar ini menyoroti sisi industri dan bisnis dari sepak bola modern.
Ada juga komentar yang lebih puitis dan sinis dari @emptyhadholic, "sementara para pemain memeras peluh dan air mata di atas lapang, para elite berjas sibuk menghitung kepingan dosa di balik pintu tertutup. sepak bola kita telah lama mati, tercekik oleh tumpukan kertas di rekening dosa."
Seorang pengguna lain, @akunv2barca, memberikan konteks tentang masalah internal AFA, "jadi guys, AFA ini memang problematik, bahkan ada periode dimana gaji staf kepelatihan, tim medis, dan unsur2 timnas lain ga dibayarkan, dan Messi yg cover semuanya pake uang pribadinya, walaupun kalo bagi Messi ga seberapa, tp itulah bukti kebobrokan asosiasi sepakbola mereka." Komentar ini menyebutkan bahwa masalah keuangan AFA sudah berlangsung lama.
Menariknya, ada juga yang mengaitkan kasus ini dengan pemain bintang lain, Cristiano Ronaldo. "@fadjarwowo berkomentar, "Tiap ada yg komentar negatif argen pasti dicap fans bang dodo, percis kaya buzzer rezim tiap ada yang kritik pasti dicap anak abah wkwk."
Tidak sedikit pula warganet yang menanggapi dengan cara satir. "@farrelrmdhni menulis, "kabarnya uang tersebut akan digunakan untuk proyek pembangunan Koperasi Desa Biru Putih di daerah tertinggal di Argentina." Komentar ini jelas merupakan sindiran yang menggelitik di tengah isu serius yang sedang dihadapi AFA.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlapnya sepak bola dunia, ada urusan bisnis dan keuangan yang sangat besar dan kompleks. Investigasi FBI ini menunjukkan bahwa tidak ada organisasi yang kebal dari pengawasan hukum, terutama jika menyangkut aliran dana lintas negara dalam jumlah yang sangat besar. Publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan ini, yang bisa berdampak signifikan bagi masa depan sepak bola Argentina.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Studi Baru Bantah CO2 Penyebab Utama Antartika Membeku
FBI Bongkar Jaringan Botnet Popa, Bajak Dua Juta Perangkat
Belgia Olok-Olok Trump dengan Tarian Usai Kalahkan AS 4-1
Indonesia Ajukan Orbit Satelit LEO ke ITU, Operator PSN dan Telkomsat Bergerak
Arkeolog Temukan Petunjuk Baru Tabut Perjanjian
50 Tahun Satelit Indonesia, Saatnya Naik Kelas Jadi Pemain
Berita Terbaru
FBI Selidiki AFA, Dana Rp 5,5 Triliun
Siswa MTsN 1 Pati Borong Prestasi di Liburan Sekolah
Wisatawan Masuk Lewat Jalur Tikus, Target Retribusi Rp132 Miliar Terancam
Pemerintah Targetkan 150.000 Peserta MagangHub 2026
Renungan Katolik: Memberi dengan Hati Tulus
McLaren Andra ST Hancur Tabrak Tiang Listrik
Petani Tuban Viral Terbang Pakai Drone