ASDP Tambah Dermaga Tanjung Uban, Bintan: Rp133 Miliar
Gambar atau konten salah?
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sedang menambah dermaga di Pelabuhan Tanjung Uban, Bintan dengan biaya Rp 133 miliar. Pekerjaan ini diperkirakan selesai pada 1 November 2026 dan akan mulai beroperasi saat liburan 1 Desember 2026.
Direktur Utama Heru Widodo menjelaskan bahwa pembangunan ini dibuat untuk mengatasi masalah antrean kendaraan dan penumpukan penumpang di jalur penyeberangan Batam-Bintan. “Targetnya November Insyaallah selesai. Jadi Desember nanti pada saat periode Natal dan Tahun Baru ini sudah bisa kita gunakan,” ujarnya setelah acara groundbreaking pada 18 Juni 2026.
Dermaga baru yang akan dibangun memiliki kapasitas 1.000 GT. Sementara dermaga lama, yang kini berkapasitas 1.000 GT, akan ditingkatkan menjadi 2.000 GT. “Yang lama itu seribu, kemudian dinaikkan ke dua ribu. Kemudian yang baru nanti dibangun dengan kapasitas seribu dan disesuaikan dengan yang di seberang,” jelas Heru.
Proyek ini mencakup dua sisi pelabuhan: Telaga Punggur dan Tanjung Uban. “Total anggarannya Rp133 miliar untuk dua sisi, jadi yang di Telaga Punggur dengan Tanjung Uban. Jadi tidak hanya tanjung Uban, pelabuhan Telaga Punggur juga,” tambahnya.
Selain menambah dermaga, ASDP juga akan melakukan rehabilitasi dermaga eksisting serta meningkatkan fasilitas pendukung lainnya. “Kami berharap ini menjadi salah satu solusi bagi masyarakat sehingga ketika terjadi lonjakan penumpang tidak terjadi lagi penumpukan maupun antrean kendaraan saat menyeberang dari Telaga Punggur ke Tanjung Uban atau sebaliknya,” kata Heru.
ASDP juga berkomitmen memperbaiki fasilitas penumpang, termasuk ruang tunggu yang selama ini dikeluhkan karena kondisi bangunan yang kurang layak. “Bukan hanya dermaga yang akan kita perbaiki, tetapi juga fasilitas lain seperti ruang tunggu. Yang selama ini mungkin masih ada kebocoran dan sebagainya, nanti akan kita benahi sehingga layak digunakan masyarakat,” ujarnya.
Untuk revitalisasi gedung terminal di Tanjung Uban, ASDP menyiapkan anggaran sekitar Rp 17 miliar. Proyek ini sudah memasuki tahap tender dan diperkirakan selesai pada awal tahun depan. “Tahun ini sudah masuk proses tender. Targetnya nanti tahun baru sudah selesai dan bisa digunakan,” ujarnya.
Heru juga menyebutkan ASDP akan menyesuaikan jadwal operasional kapal bila permintaan meningkat. Jam operasional yang kini berakhir pukul 18.00 WIB berpotensi diperpanjang hingga malam hari. “Kalau market demand bertambah maka akan kita tambah lagi jadwal operasionalnya. Yang sekarang sampai jam 6 sore bisa ditambah sampai jam 8, jam 9 bahkan sampai jam 11 malam,” katanya.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyambut baik pembangunan dermaga baru tersebut. Menurutnya, proyek itu merupakan jawaban atas keluhan masyarakat terkait lamanya waktu tunggu atau dwelling time di lintasan Batam-Bintan. “Beberapa waktu lalu banyak masyarakat yang menyampaikan keluhannya kepada kami, termasuk anggota DPD RI, bahwa dwelling time di sini cukup lama, baik untuk angkutan logistik, orang maupun kendaraan,” kata Ansar.
Ia menilai pembangunan dermaga tambahan dan peningkatan kapasitas dermaga eksisting merupakan solusi permanen yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun wisatawan yang melintas di kedua wilayah tersebut. “ASDP membangun dan menjawab apa yang menjadi keluhan masyarakat kita di dua wilayah ini. Karena itu kita wajib mendukung ini secara penuh agar bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.
Proyek ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan penumpang dan kendaraan, mempercepat proses penyeberangan, serta meningkatkan kenyamanan bagi pengguna layanan ferry. Dengan kapasitas dermaga yang lebih besar dan fasilitas yang diperbaiki, pelabuhan Tanjung Uban dan Telaga Punggur akan menjadi titik perhubungan yang lebih efisien antara Batam dan Bintan. Peningkatan jam operasional juga akan memberi fleksibilitas bagi penumpang yang membutuhkan layanan di malam hari. Kegiatan ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dan perusahaan ferry untuk meningkatkan infrastruktur transportasi di wilayah kepulauan Riau.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bupati Karo Hapus Retribusi Sidebuk-debuk, Kuasai Kantor Baru
Rico Waas Lantik 69 Pejabat Manajerial Kota Medan 2026
Nasution Hadiri Ojol di Medan, Atur Biaya Aplikasi 8%
Wali Kota Medan Pastikan Rp10 Miliar Tender Satreskrim
Waktu Subuh: Penting Tepat Waktu, Jangan Terlambat
12 Jemaah Haji Aceh Meninggal di Saudi; Risiko Kesehatan
Berita Terbaru
ASDP Tambah Dermaga Tanjung Uban, Bintan: Rp133 Miliar
Bupati Karo Hapus Retribusi Sidebuk-debuk, Kuasai Kantor Baru
Kemendagri Dorong Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
BGN Tutup MBG Selama Libur Sekolah, Audit Dapur di Tahun
8 Kabupaten Siaga Kekeringan, Bojonegoro Probolinggo
Genetika Baru Terobosan Penyakit Kanker di Indonesia
Pantai Matahari Cikembang Jadi Surga Selancar, Sukabumi
England Menang 4-2 atas Kroasia, Kane Dua Gol di Piala Dunia
Kebijakan Baru Pemerintah Menurunkan Pajak Konsumsi
RUPSLB PLN: belum ada tanggal, ketidakpastian tetap