12 Jemaah Haji Aceh Meninggal di Saudi; Risiko Kesehatan
Gambar atau konten salah?
12 jemaah haji Aceh yang berangkat ke Arab Saudi telah meninggal, menambah jumlah korban di negara tersebut. Pada 18 Juni 2026, Ketua PPIH Debarkasi Aceh, Arijal, menginformasikan bahwa salah satu jemaah, Dedeng Trisulo asal Lhokseumawe, wafat di Madinah.
"Tadi malam satu jemaah asal Lhokseumawe Dedeng Trisulo meninggal dunia di Madinah," kata Arijal kepada wartawan. Dedeng termasuk dalam kelompok terbang (Kloter) BTJ-11. Petugas haji Aceh masih menunggu konfirmasi mengenai lokasi pemakaman Dedeng.
Secara umum, para jemaah yang meninggal berusia rata‑rata di atas 65 tahun. Penyebab kematian meliputi syok kardiogenik, diabetes, dan penyakit lain. Sebanyak 11 jemaah sudah dimakamkan di Jeddah, Makkah, dan Madinah. Beberapa meninggal di Arafah, rumah sakit, maupun hotel.
"Semoga almarhum dan almarhumah diampunkan segala dosanya dan di tempatkan di surga Allah, serta memperoleh Haji Mabrur. Dan semoga pihak keluarga di beri kekuatan dan ikhlas atas kepergian almarhum dan almarhumah," jelas Arijal.
Berikut identitas jemaah Aceh yang wafat di Saudi:
- Dedeng Trisulo, Lhokseumawe (Kloter-11)
- Busra Bustamam Jamil, Aceh Selatan (Kloter-9)
- Razali Mahmud Ben, Kota Langsa (Kloter-4)
- Muhammad Yusuf, Bireuen (Kloter-8)
- Nurdin Ali, Pidie (Kloter-10)
- Mahdi Muhammad Sufi, Aceh Besar (Kloter-2)
- Ibrahim, Pidie (Kloter-10)
- Sulasry Abdul Gani, Bireuen (Kloter-5)
- Aminah Ahmad, Pidie Jaya (Kloter-13)
- Siti Salmijah, Pidie Jaya (Kloter-13)
- Maimunah Yusuf Ali, Aceh Tamiang (Kloter-13)
- Nurwaida Muhammad Yusuf, Bireuen (Kloter-8)
Jumlah korban ini menegaskan risiko kesehatan bagi jemaah yang berusia lanjut, serta pentingnya kesiapsiagaan medis selama ibadah haji.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
