Atasi Perut Buncit, Atur Komposisi Piring Makan
Gambar atau konten salah?
Perut buncit sering menjadi masalah yang mengganggu penampilan. Banyak orang mencari cara untuk mengatasinya. Salah satu langkah yang dianjurkan adalah menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang.
Menurut dokter spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, lemak yang menumpuk di area perut biasanya disebabkan oleh kebiasaan makan makanan tinggi karbohidrat dan gula. Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk mulai mengatur komposisi makanan sehari-hari.
Salah satu panduan yang bisa dipakai adalah konsep "Isi Piringku" dari Kementerian Kesehatan. Dalam panduan ini, setengah bagian piring diisi dengan sayur dan buah. Sisanya, setengah piring lagi, dibagi untuk makanan pokok dan lauk-pauk.
"Jadi porsinya jangan kebalik ya, jadi setengah porsi itu dipenuhi dengan sayur dan buah, seperempatnya lagi baru nasi, misalnya 5 sampai 7 sendok, baru seperempatnya lagi itu lauk, lauknya boleh nanti tahu, tempe, ayam, daging, itu nggak masalah," jelas dr. Yaze pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Selain mengatur komposisi piring, dr. Yaze juga mengingatkan agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi karbohidrat dan gula. Ia memberi contoh, saat minum kopi sebaiknya mulai mengurangi gula atau krimer.
Perubahan pola makan akan terasa lebih mudah jika dilakukan secara bertahap. Cara ini juga membuat proses penurunan berat badan terasa lebih ringan dan tidak membebani.
"Bukan berarti nggak boleh, tapi kita kurangin porsinya. Misalnya biasanya 200 ml, minggu ini jadi 100 ml dulu. Pelan-pelan nih berubahnya, terus bulan depan bisa jadi kopi hitam saja," ujar dr. Yaze.
Ia juga menambahkan, minuman kekinian masih boleh dikonsumsi, misalnya seminggu sekali. Tapi usahakan tidak dihabiskan sendiri, bisa berbagi dengan teman.
"Terus minuman kekinian, masih boleh tuh seminggu sekali, tapi kalau bisa nggak dihabisin sendiri, bisa sharing misalnya sama teman-teman," tandasnya.
Intinya, mengurangi porsi secara perlahan lebih efektif daripada langsung berhenti total. Dengan pendekatan bertahap, tubuh pun lebih mudah beradaptasi tanpa rasa terpaksa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prabowo Sebut Penolakan B50 Karena Ada yang Mau Impor Solar
Bahlil: Kulit Hitam Jadi Modal Lobi Minyak ke Afrika
Bahlil Resmi Lantik Pengurus Golkar Aceh
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Rudi Margoni Jadi Plt
O'Reilly: Norwegia Kuat, Jangan Fokus Satu Pemain
Medan Alokasikan Rp6,2 M untuk Renovasi RSUD Pirngadi
Berita Terbaru
Figo Tiba di Jakarta, Siap Ramaikan Pesta Bola HGI
Korupsi KUR Rp41,4 Miliar, Pengamat Sebut Pola Lama
Tiga dari Empat Wilayah Karhutla Sumsel Padam
Prabowo Sebut Penolakan B50 Karena Ada yang Mau Impor Solar
Spanyol Lebih Lapar Kalahkan Prancis di Semifinal
Rumah Rp285 Juta di Alibaba, Dirakit Sehari
WNA Australia Meninggal Saat Ditahan Imigrasi Bali
