Bali: 19 Juni 2026 Hari Sukra Paing Dunggulan, Kalender Bali
Gambar atau konten salah?
Di Bali, masyarakat Hindu menggunakan ala ayuning dewasa untuk menilai apakah suatu hari baik atau tidak bagi kegiatan adat dan ritual. Hari ini, Sukra Paing Dunggulan, jatuh pada 19 Juni 2026, masuk dalam kategori hari yang telah dihitung secara khusus oleh kalender Bali.
Keterangan hari ini dapat ditemukan di situs kalenderbali.org. Berikut rincian aktivitas yang disarankan atau dihindari:
- Banyu Urug – Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur. (Alahing dewasa 3)
- Dauh Ayu – Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun. (Alahing dewasa 2)
- Kala Dangastra – Baik untuk membangun tembok pekarangan, membuat alat-alat penangkap ikan. Tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu). (Alahing dewasa 3)
- Kala Dangu – Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian. (Alahing dewasa 3)
- Kala Rumpuh – Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak). (Alahing dewasa 3)
- Kala Upa – Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan). (Alahing dewasa 4)
- Macekan Agung – Untuk membuat benda-benda runcing untuk pura seperti pengawin, tumbak, senjata pengider-ider dll. (Alahing dewasa 2)
- Macekan Lanang – Baik untuk membuat taji, tumbak, keris, alat penangkap ikan. Tidak baik untuk upacara yadnya. (Alahing dewasa 2)
- Ratu Ngemban Putra – Baik untuk membangun, mengangkat sentana (meras), melantik petugas. (Alahing dewasa 2)
- Salah Wadi – Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.) (Alahing dewasa 3)
- Uncal Balung – Tidak baik melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting. (Alahing dewasa 3)
- Pararasan – Laku Surya, Pancasuda: Tunggak Semi, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Nama rupa. (iws/iws)
Dengan mengikuti panduan ini, pelaku kegiatan adat dapat menyesuaikan aktivitasnya agar selaras dengan energi hari yang dianggap baik atau tidak. Hal ini membantu menjaga keharmonisan dalam praktik keagamaan dan sosial di masyarakat Bali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Denpasar Diberi Jadwal Salat Minggu 19 Juni 2026 Tiap Hari
Bendahara NasDem Pujikan Seskab Teddy, 'Jangkar Pemerintah'
Ratusan Desa Adat Pau Tampilkan Ngodak Sesuhunan di Ubud
Klungkung Sambut Galungan: Barong Ngelawang di Tugu Monumen
Kabupaten Jembrana Ajukan Sekolah Rakyat 5,9 Hektare ke Pusat
Polda Bali Perkenalkan Sistem Online SKCK, Proses Cepat
Berita Terbaru
Bali: 19 Juni 2026 Hari Sukra Paing Dunggulan, Kalender Bali
Tuchel Menang 4-2 vs Kroasia, Fotografer Tutupi Pandangannya
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat 19 Juni 2026, Pagi Kuat
Owner's Meeting I.League: Rencana Kompetisi Championship 2026/27
Sholat Lima Waktu: Ibadah Pokok Harus Dipenuhi Muslim
Denpasar Diberi Jadwal Salat Minggu 19 Juni 2026 Tiap Hari
Jawa Timur 19 Juni: Cuaca Beragam, Waspada Hujan Lebat
Ceko-Afrikas Selatan Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026
32 KK Longsor Cisarua Masih Kontrakan, Bantu Sewa Rp172,8 Jt
Pelita Jaya Siap Hadapi Bogor Hornbills di Final IBL 2026
